TPST Donokerto Sleman Masuk Enam Besar Nasional, Juri Cek Pengolahan Sampah
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Trofi Piala Dunia./FIFA
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas Ekuador gagal memanfaatkan peluang emas untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Curacao pada laga fase grup.
Pertandingan yang berlangsung ketat sejak awal ini berakhir dengan skor 0-0. Hasil tersebut membuat persaingan di Grup E semakin sengit, terutama bagi Ekuador yang sebelumnya juga menelan kekalahan tipis 0-1 dari Pantai Gading.
Sejak peluit awal dibunyikan, Ekuador tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik. Lini tengah yang dikomandoi Moises Caicedo berupaya mengatur tempo permainan dan terus menekan pertahanan Curacao.
Beberapa peluang berbahaya berhasil diciptakan. Salah satunya datang pada menit ke-42 ketika John Yeboah melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, kiper Curacao, Eloy Room, tampil sigap dengan menepis bola tersebut.
Hingga tambahan waktu lima menit di babak pertama, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Ekuador tetap menguasai jalannya laga. Serangan demi serangan dilancarkan untuk mencari gol pembuka. Namun, solidnya lini belakang Curacao serta performa gemilang Eloy Room membuat upaya tersebut selalu gagal.
Peluang terbaik Ekuador hadir pada menit ke-80. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut terbuang sia-sia. Tak lama berselang, Enner Valencia juga mendapatkan kesempatan emas, namun tembakannya masih dapat dimentahkan oleh kiper lawan.
Curacao sendiri lebih banyak bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Meski tidak terlalu dominan, mereka mampu menjaga kedisiplinan lini belakang hingga akhir pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0. Hasil ini membuat Ekuador berada dalam tekanan untuk meraih kemenangan di laga terakhir fase grup jika ingin menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Sementara itu, Curacao berhasil mencuri satu poin penting setelah sebelumnya menelan kekalahan telak 1-7 dari Jerman.
Susunan Pemain
Ekuador (4-3-3):
Hernan Galindez; Angelo Preciado, Felix Torres, Piero Hincapie, Pervis Estupinan; Moises Caicedo, Carlos Gruezo, Kendry Paez; John Yeboah, Enner Valencia, Jeremy Sarmiento.
Curacao (4-2-3-1):
Eloy Room; Sherel Floranus, Cuco Martina, Jurien Gaari, Roshon van Eijma; Leandro Bacuna, Juninho Bacuna; Kenji Gorre, Rangelo Janga, Brandley Kuwas; Gervane Kastaneer.
Dengan hasil ini, laga terakhir fase grup akan menjadi penentu bagi kedua tim untuk menjaga peluang melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Yusril mengungkap indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden yang menyeret eks Kapolri Listyo Sigit dan dua jenderal lainnya.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 5 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari 13 stasiun hingga Jogja.
Satgas PKH menertibkan kawasan hutan yang diduga dikuasai ilegal perusahaan terafiliasi AK. Pemerintah juga menyiapkan denda administratif.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 5 November 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.