Argentina Vs Uruguay Berpotensi Tersaji di Babak 32 Besar

Jumali
Jumali Jum'at, 26 Juni 2026 10:07 WIB
Argentina Vs Uruguay Berpotensi Tersaji di Babak 32 Besar

Trofi Piala Dunia - ist/FIFA

Harianjogja.com, JOGJA— Babak 32 besar Piala Dunia 2026 berpotensi langsung menyajikan laga-laga raksasa yang biasanya baru terjadi di fase-fase akhir turnamen. Salah satu skenario paling menarik adalah kemungkinan pertemuan juara bertahan Argentina dengan rival klasiknya, Uruguay, hanya beberapa hari setelah fase grup berakhir.

Format baru Piala Dunia yang diikuti 48 tim membuat jalur menuju fase gugur menjadi lebih kompleks. Tidak hanya juara dan runner-up grup yang lolos, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melanjutkan perjalanan. Dampaknya, sejumlah tim elite dunia berpotensi saling bertemu lebih cepat dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Hingga Jumat (26/6/2026), sebanyak 13 negara telah memastikan tiket ke fase gugur. Mereka adalah Argentina, Brasil, Kanada, Kolombia, Afrika Selatan, Bosnia-Herzegovina, Jerman, Prancis, Maroko, Meksiko, Norwegia, Swiss, dan Amerika Serikat.

Salah satu cerita terbesar datang dari Kanada. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, negara tersebut berhasil melangkah ke fase gugur Piala Dunia. Kepastian itu diraih meski mereka kalah 1-2 dari Swiss pada laga terakhir Grup B. Hasil tersebut membuat Kanada finis sebagai runner-up grup dan berpeluang menghadapi Afrika Selatan yang juga mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Pertemuan Kanada dan Afrika Selatan berpotensi menjadi salah satu laga paling emosional di babak 32 besar. Kedua negara sama-sama sedang menikmati pencapaian terbaik sepanjang sejarah sepak bola mereka di Piala Dunia.

Gelandang Kanada, Stephen Eustaquio, menilai rasa kecewa usai kekalahan dari Swiss justru menunjukkan perkembangan mental timnya.

"Ini pertanda baik bahwa kami kecewa dan marah dengan hasil tersebut. Kami berhasil melewati fase grup dan itu memang target yang sangat kami inginkan. Kami akan memberikan segalanya di Los Angeles," ujarnya.

Selain Kanada kontra Afrika Selatan, sejumlah duel menarik juga mulai diproyeksikan muncul jika posisi klasemen saat ini bertahan hingga akhir fase grup.

Brasil berpotensi menghadapi Jepang dalam pertandingan yang menjanjikan duel teknik dan kecepatan. Jerman diperkirakan bertemu Paraguay, sementara Belanda berpeluang menantang Maroko dalam laga yang sarat gengsi antar dua kekuatan dari benua berbeda.

Di jalur lain, Prancis berpotensi berhadapan dengan Swedia. Meksiko juga diproyeksikan bertemu Skotlandia dalam pertandingan yang diperkirakan berlangsung ketat.

Namun, perhatian terbesar tetap tertuju pada kemungkinan bentrokan Argentina melawan Uruguay. Jika proyeksi saat ini tidak berubah, dua raksasa Amerika Selatan tersebut akan saling menyingkirkan sejak babak 32 besar.

Duel itu akan menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di turnamen. Selain memiliki sejarah panjang di sepak bola dunia, Argentina dan Uruguay juga merupakan dua negara dengan tradisi kuat di kawasan Amerika Selatan. Pertemuan mereka di fase gugur dipastikan menghadirkan tensi tinggi dan atmosfer yang menyerupai final.

Selain itu, Kolombia diproyeksikan menghadapi Kroasia, Portugal berpotensi bertemu Ghana, sedangkan Norwegia yang diperkuat mesin gol Erling Haaland berpeluang menantang Pantai Gading.

Meski demikian, seluruh proyeksi tersebut masih dapat berubah karena sejumlah grup belum menyelesaikan pertandingan terakhirnya. Persaingan memperebutkan posisi juara grup, runner-up, hingga tiket peringkat ketiga terbaik masih berlangsung ketat.

Yang pasti, format baru Piala Dunia 2026 mulai menunjukkan dampaknya. Alih-alih menunggu perempat final atau semifinal untuk menyaksikan laga-laga besar, para penggemar sepak bola dunia kemungkinan sudah akan disuguhi pertandingan kelas final sejak babak 32 besar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online