Ferrari Kehilangan Kecepatan Hamilton Tetap Optimistis di GP Belgia

Jumali
Jumali Sabtu, 18 Juli 2026 10:17 WIB
Ferrari Kehilangan Kecepatan Hamilton Tetap Optimistis di GP Belgia

Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Lewis Hamilton tetap menaruh keyakinan tinggi terhadap peluang Ferrari di Grand Prix Belgia 2026 meskipun timnya mengalami penurunan performa yang cukup mencolok pada sesi latihan bebas Jumat (17/7/2026).

Pembalap asal Inggris itu menilai Ferrari masih memiliki waktu untuk menemukan solusi sebelum memasuki sesi kualifikasi. Ia optimistis tim mampu memangkas selisih waktu dengan para pesaing setelah melakukan evaluasi terhadap data yang diperoleh sepanjang hari.

Ferrari sebenarnya memulai akhir pekan di Sirkuit Spa-Francorchamps dengan cukup menjanjikan. Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Hamilton tampil kompetitif dan berhasil menempati posisi kedua.

Catatan waktunya hanya terpaut sekitar 0,145 detik dari Max Verstappen yang menjadi pembalap tercepat pada sesi tersebut. Hasil positif juga diraih Charles Leclerc yang berada di posisi ketiga.

Performa tersebut sempat memunculkan harapan bahwa Ferrari dapat kembali menjadi penantang serius dalam perebutan posisi terdepan pada akhir pekan balapan kali ini.

Namun kondisi berubah pada sesi latihan bebas kedua (FP2). Kecepatan Ferrari terlihat menurun dibandingkan para rival utama mereka.

Hamilton hanya mampu menutup sesi di posisi keempat. Sementara itu, Leclerc mengalami situasi yang lebih sulit setelah catatan waktunya dibatalkan akibat melanggar batas lintasan, sehingga pembalap Monako tersebut harus finis di luar 10 besar.

Perbedaan performa antara FP1 dan FP2 menjadi perhatian utama tim. Hamilton mengakui Ferrari kehilangan sebagian daya saing setelah melakukan sejumlah perubahan pengaturan mobil menjelang sesi kedua.

Meski demikian, juara dunia Formula 1 tujuh kali itu tidak melihat kondisi tersebut sebagai masalah yang tidak bisa diatasi.

"Hari yang cukup baik secara umum. Kami membuat beberapa perubahan menjelang FP2. Jaraknya terlihat sedikit lebih besar dari yang diantisipasi, tetapi mudah-mudahan kami bisa mencoba dan memperkecil jarak itu besok," ujar Hamilton dikutip dari Formula1.

Hamilton juga mengungkapkan bahwa tim masih menganalisis sejumlah area yang menjadi penyebab hilangnya performa. Salah satu fokus utama Ferrari adalah sektor tengah lintasan yang dinilai belum berjalan optimal dibandingkan para pesaing mereka.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat memberikan arah yang jelas bagi para insinyur Ferrari dalam menentukan setelan terbaik menjelang kualifikasi.

Pada FP2, Hamilton tertinggal lebih dari tujuh persepuluh detik dari Kimi Antonelli yang mencatatkan waktu tercepat. Selisih tersebut menunjukkan masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan Ferrari apabila ingin bersaing memperebutkan posisi terdepan.

Meski demikian, suasana di dalam tim tetap relatif tenang. Kepala Tim Ferrari Fred Vasseur bahkan menilai hasil latihan bebas hari Jumat belum bisa dijadikan acuan pasti untuk memprediksi kekuatan setiap tim.

Menurutnya, pola persaingan Formula 1 musim ini menunjukkan bahwa hasil sesi latihan sering kali berbeda jauh dengan performa saat kualifikasi maupun balapan utama.

Vasseur menegaskan Ferrari lebih memilih fokus pada pengembangan dan pemahaman mobil mereka sendiri dibandingkan terlalu banyak memperhatikan catatan waktu para rival.

"Jika Anda melihat empat atau lima seri terakhir, klasifikasi pada hari Jumat tidak terlalu representatif. Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Vasseur.

Pernyataan tersebut menunjukkan Ferrari belum kehilangan kepercayaan diri meskipun menghadapi hari yang tidak sepenuhnya berjalan sesuai harapan.

Ferrari juga datang ke Belgia dengan modal yang cukup kuat. Tim Kuda Jingkrak berhasil memenangkan dua dari tiga balapan terakhir, sebuah pencapaian yang meningkatkan kepercayaan diri seluruh personel tim dalam menghadapi paruh kedua musim.

Karena itu, hasil FP2 tidak serta-merta dianggap sebagai kemunduran besar. Ferrari yakin data yang dikumpulkan sepanjang Jumat akan membantu mereka menemukan pengaturan yang lebih kompetitif.

Kini perhatian tertuju pada pekerjaan para insinyur sepanjang malam untuk memperbaiki keseimbangan mobil dan mengembalikan kecepatan yang sempat terlihat pada FP1. Jika upaya tersebut berhasil, Hamilton dan Leclerc berpeluang kembali bersaing di barisan depan saat sesi kualifikasi GP Belgia digelar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online