Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Mess Hilgers/ PSSI
Harianjogja.com, JOGJA— Kabar mengejutkan datang dari Eropa menyangkut nasib bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers. Pemain berusia 25 tahun itu terancam didepak oleh FC Twente meskipun baru saja menandatangani perpanjangan kontrak. Pelatih John van den Brom secara terbuka mengindikasikan bahwa tidak ada jalan kembali bagi Hilgers ke klub masa kecilnya tersebut, menyusul serangkaian insiden yang terjadi selama setahun terakhir.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia yang selama ini menaruh harapan besar pada keturunan darah Merah-Putih ini, kabar ini tentu sangat mengecewakan. Hilgers, yang sempat menjadi sorotan karena potensinya sebagai bek tengah tangguh, kini justru terjerat drama kontrak yang rumit di Eropa. Kepergiannya dari Twente tampaknya tinggal menunggu waktu, dan pertanyaannya kini: ke mana langkahnya selanjutnya?
Cedera dan Ketidakhadiran yang Memicu Konflik
Masa depan Hilgers memang telah dipertanyakan selama setahun terakhir. Pemain kelahiran 25 tahun lalu itu sudah mengindikasikan keinginan pindah pada tahun lalu. Namun, tidak ada klub yang berani menebusnya pada saat itu. Imbasnya, Twente pun membekukannya dari skuad hingga Hilgers tak pernah bermain sama sekali pada musim lalu. Situasi ini semakin diperparah oleh cedera ligamen lutut anterior (ACL) yang menderanya pada akhir tahun lalu, yang membuatnya absen total dari pertandingan.
Hilgers memang sudah kembali bugar belakangan ini. Pada Juni lalu, ia mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia jelang duel kontra Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday. Namun, karena sudah lama tidak bermain, ia belum cukup bugar untuk memperkuat tim nasional. Ia hanya mengikuti latihan bersama skuad asuhan John Herdman pada saat itu dan kemudian berlibur ke Bali sebagai pendamping pernikahan Justin Hubner. Sayangnya, setelah liburan, Hilgers justru mangkir dari latihan FC Twente yang telah dimulai sejak akhir Juni lalu. Hingga kini, sang bek tengah Timnas Indonesia tampaknya belum kembali berlatih bersama klub.
Van den Brom Buka Suara: "Tidak Ada Jalan Kembali"
Pelatih John van den Brom mengakui bahwa dia sudah lama tidak bertemu dengan Hilgers. "Saya sudah lama tidak bertemu atau berbicara dengan Mees. Saya sudah lama tidak bertemu atau berbicara dengannya karena ini adalah kontrak dengan klub. Dia tidak muncul," kata Van den Brom kepada ESPN, dilansir Nieuws.nl. Pernyataan ini menunjukkan bahwa komunikasi antara pelatih dan pemain telah terputus total.
Walau begitu, Van den Brom tetap berupaya untuk menjaga hubungan baik. Hilgers adalah pemain yang dibina Twente sejak kecil, jadi diharapkan tidak ada masalah ke depannya. "Anda juga selalu melihat aspek kemanusiaan. Mees memulai di sini sejak kecil. Ini adalah klubnya," kata Van den Brom. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan telah diambil. "Saya akan memastikan bahwa para pemain, ke mana pun mereka pergi, menutup pintu di belakang mereka dengan cara yang baik. Saat ini, hal itu belum terjadi," tambahnya. "Tidak, saya rasa tidak ada jalan kembali. Tapi itu tidak ada hubungannya dengan saya. Ketika saya mendengar bagaimana keadaan berjalan, itu bukan lelucon," pungkasnya.
Reaksi Warganet Belanda dan Masa Depan Hilgers
Publik Belanda pun ikut menyoroti drama transfer yang melibatkan Hilgers. "Ini benar-benar mengecewakan saya dari Van den Brom. Apakah dia tidak berani membela pemainnya sekarang???" kata seorang Warganet di Voetbal Primeur. Sementara yang lain menilai posisi Hilgers sedang lemah: "Karena cedera tersebut, Hilgers berada dalam posisi yang lemah. Hal itu membuatnya kurang diminati, sehingga ia harus berusaha sendiri," tandas yang lain. Sentimen ini menunjukkan bahwa meskipun Hilgers adalah produk binaan akademi, keadaan telah berubah drastis.
Mees Hilgers sebelumnya sudah pernah dikaitkan dengan klub-klub top Belanda. Namun demikian, minat dari klub-klub tersebut belum tentu masih ada mengingat apa yang terjadi selama setahun terakhir ini. Kehilangan tempat di tim utama dan cedera panjang membuat nilai jualnya merosot tajam. Bagi Timnas Indonesia, kehilangan Hilgers tentu menjadi pukulan telak. Namun, yang terpenting bagi Hilgers saat ini adalah menemukan klub baru di mana ia bisa kembali bermain reguler dan memulihkan kariernya. Masa depannya di tim nasional bergantung pada kemampuannya untuk kembali ke performa terbaik di level klub, dan itu hanya bisa terjadi jika ia mendapatkan menit bermain yang cukup. Doa dan dukungan dari penggemar Indonesia tentu menjadi penyemangat bagi pemain berusia 25 tahun ini untuk bangkit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.