Nilai Pasar Pemain Timnas Indonesia Naik, Elkan Baggott Tertinggi

Jumali
Jumali Senin, 12 Oktober 2026 20:47 WIB
Nilai Pasar Pemain Timnas Indonesia Naik, Elkan Baggott Tertinggi

Pesepak bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen (tengah) berselebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Singapura dalam pertandingan penyisihan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). /Antara-Rivan Awal Lingga

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pemain Timnas Indonesia mencatatkan kenaikan nilai pasar di tengah momentum keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Bek Elkan Baggott disebut mengalami lonjakan terbesar dalam daftar pemain yang mengalami peningkatan valuasi setelah pembaruan data Transfermarkt.

Berdasarkan rangkuman Seasiagoal yang dikutip sejumlah media, nilai pasar Baggott meningkat dari 200.000 euro menjadi 1,2 juta euro. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp28,4 miliar berdasarkan konversi yang digunakan dalam laporan tersebut.

Baggott menjadi salah satu pemain yang tampil untuk Indonesia dalam turnamen yang berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Performa di lapangan dan perkembangan karier pemain menjadi sejumlah faktor yang dapat dipertimbangkan dalam penilaian nilai pasar, meskipun kenaikan valuasi tidak bisa dipastikan hanya disebabkan oleh keberhasilan meraih gelar juara.

Selain Baggott, dua pemain Indonesia lainnya juga masuk dalam daftar dengan kenaikan nilai pasar yang cukup besar, yakni kiper Maarten Paes dan bek Nathan Tjoe-A-On.

Maarten Paes dan Nathan Tjoe-A-On Ikut Mengalami Kenaikan

Maarten Paes disebut mengalami kenaikan nilai pasar sebesar 500.000 euro, dari 1,5 juta euro menjadi 2 juta euro. Kiper tersebut menjadi salah satu pemain Indonesia yang mendapat perhatian dalam pembaruan valuasi setelah FIFA ASEAN Cup 2026.

Sementara itu, nilai pasar Nathan Tjoe-A-On dilaporkan naik dari 450.000 euro menjadi 700.000 euro. Bek tersebut berada di posisi ketiga dalam daftar kenaikan nilai pasar yang dirangkum Seasiagoal.

Justin Hubner juga masuk dalam kelompok pemain dengan kenaikan valuasi tertinggi. Kehadiran sejumlah pemain Indonesia dalam daftar tersebut memperlihatkan bahwa perhatian terhadap skuad Garuda tidak hanya tertuju pada hasil pertandingan, tetapi juga perkembangan nilai ekonomi para pemain.

Meski demikian, nilai pasar merupakan estimasi, bukan harga transfer yang pasti. Nilai tersebut dapat berubah mengikuti penilaian pasar, performa, usia, kontrak, dan prospek karier masing-masing pemain.

Pemain Thailand Juga Masuk Daftar

Kenaikan nilai pasar tidak hanya dialami pemain Indonesia. Sejumlah pemain Thailand turut masuk dalam daftar yang dirangkum Seasiagoal, termasuk Anan Yodsangwal, Peerawat Akratum, dan Jude Soonsup-Bell.

Dengan demikian, daftar tersebut memperlihatkan bahwa pemain dari dua finalis FIFA ASEAN Cup 2026 sama-sama mendapat perhatian dalam pembaruan valuasi. Namun, pemain Indonesia mendominasi daftar dengan enam nama dari 10 pemain yang disebut mengalami kenaikan terbesar.

Menariknya, nama Emil Audero tidak tercantum dalam daftar 10 pemain tersebut. Padahal, kiper Indonesia itu menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan setelah keberhasilan Skuad Garuda menjuarai turnamen.

Tidak masuknya Audero dalam daftar kenaikan tertinggi bukan berarti nilai pasarnya rendah. Daftar tersebut mengukur perubahan valuasi dalam periode tertentu, bukan peringkat pemain berdasarkan nilai pasar total.

Timnas Indonesia memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 Oktober 2026. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu sebelum Garuda menang 4-2 dalam adu penalti.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Indonesia. Sementara itu, perkembangan nilai pasar pemain tetap perlu dilihat berdasarkan pembaruan data dan perjalanan karier masing-masing, bukan semata-mata hasil satu turnamen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online