Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes, Penyelenggara Tak Tambah Kuota

Newswire
Newswire Jum'at, 09 Oktober 2026 21:37 WIB
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes, Penyelenggara Tak Tambah Kuota

Pembalap Trackhouse MotoGP Team Raul Fernandez berselebrasi saat menjadi juara ketiga sesi Sprint Race MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/10/2025). Marco Bezzecchi menjuarai sesi tersebut dengan finis tercepat pertama dengan total waktu 19 menit 37,047 detik disusul Fermin Aldeguer di posisi kedua dan Raul Fernandez di posisi ketiga./Antara--Ahmad Subaidi

Harianjogja.com, LOMBOK TENGAH—Tiket MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), habis terjual untuk seluruh kategori. Tiket premium royal box juga ludes di tengah tingginya permintaan penonton terhadap ajang balap motor dunia tersebut.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, mengatakan tiket sudah tidak tersedia setelah tim ticketing melakukan pengecekan terhadap seluruh kategori penjualan.

"Secara komersial, tiket itu sudah habis alias sold out. Ini situasi yang cukup baik. Sampai saat ini masih banyak orang yang mau beli, tetapi setelah kami cek ke tim ticketing, tiket sudah tidak tersedia di semua kategori," ungkap Troy di Mandalika, Jumat (9/10/2026).

Menurut Troy, tingginya permintaan tiket menjadi sinyal positif bagi penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini. Antusiasme penonton tidak hanya terlihat pada tiket reguler, tetapi juga kategori premium, termasuk royal box dan fasilitas VIP.

"Royal box sudah pasti habis. Justru yang mahal itu malah cepat habis. Dari situ kita melihat bahwa secara ekonomi cukup bagus. Orang mau datang ke Mandalika dan sudah memperhitungkan perjalanan mereka, baik menggunakan pesawat maupun kapal laut," terangnya.

Tiket MotoGP Mandalika Ludes Sejak Penjualan Dibuka Juni

Troy menjelaskan penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 telah dibuka sejak Juni 2026 melalui sejumlah mekanisme, termasuk program early bird atau pembelian tiket lebih awal dengan harga promo.

Tingginya minat masyarakat sebenarnya sudah terlihat ketika tiket promo tersebut habis hanya dalam waktu sekitar satu minggu.

Meski demikian, penyelenggara sempat berhati-hati dalam membaca tren penjualan awal karena harga promo dinilai bisa menjadi salah satu faktor yang mendorong pembelian.

Namun, permintaan tetap tinggi setelah periode promo berakhir. Bahkan, penyelenggara mengaku kewalahan memenuhi permintaan untuk fasilitas VIP tent.

"Ternyata sampai seterusnya penjualannya bagus. Kami cukup kerepotan dengan permintaan VIP tent. Jadi, ini bukan hanya karena tiket murah, tetapi memang ada antusiasme masyarakat untuk datang," kata Troy.

Marc Marquez Jadi Salah Satu Daya Tarik MotoGP Mandalika

Troy menilai tingginya minat penonton dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya kehadiran Marc Marquez. Pembalap tersebut dinilai menjadi magnet bagi penggemar MotoGP di berbagai negara.

Kedatangan Marquez ke Mandalika turut meningkatkan perhatian publik terhadap balapan tahun ini. Antusiasme penggemarnya dinilai memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap penjualan tiket.

"Semua orang penasaran dengan kedatangan Marquez. Saya melihat dia sangat siap dan percaya diri. Saya yakin penggemar Marquez di seluruh dunia menunggu balapan ini, bukan hanya di Indonesia," tutur Troy.

Selain persaingan di lintasan, penyelenggara juga menghadirkan beragam hiburan di luar balapan. Dua di antaranya adalah Mandalika Street Food Festival dan festival musik Energizing Indonesia.

Festival musik tersebut diramaikan sejumlah musisi nasional, seperti Agnez Mo, Judika, D'Masiv, Ungu, dan musisi lainnya.

Troy menilai kombinasi balapan kelas dunia dan hiburan dapat memberikan pengalaman lebih bagi penonton. Pengunjung tidak hanya datang untuk menyaksikan aksi para pembalap, tetapi juga menikmati pertunjukan yang disiapkan selama rangkaian acara.

Penyelenggara Pastikan Tidak Menambah Kuota Tiket

Meski permintaan tiket masih tinggi, penyelenggara memastikan tidak akan menambah kuota. Keputusan tersebut mempertimbangkan kapasitas sirkuit dan ketentuan penyelenggaraan.

Troy mengatakan tim ticketing masih melakukan kalkulasi akhir untuk memastikan angka penjualan setiap kategori sebelum diumumkan secara resmi.

"Kita tidak akan menambah tiket karena harus menyesuaikan dengan kapasitas dan segala macam. Kalau tiket sudah habis, kami akan memberikan informasi sebaik-baiknya kepada masyarakat yang masih ingin membeli," tegas Troy.

Sementara itu, jumlah penonton yang hadir selama tiga hari penyelenggaraan belum diumumkan. Menurut Troy, data resmi akan dihitung berdasarkan rekapitulasi selama akhir pekan dan disampaikan setelah memperoleh konfirmasi dari Dorna.

"Biasanya jumlah penonton dihitung di akhir, setelah tiga hari. Yang menghitung bukan kami, tetapi Dorna," ujarnya.

Penjualan Tiket Jadi Sinyal Dukungan Penggemar

Troy mengapresiasi dukungan masyarakat dan media yang turut membangun antusiasme terhadap MotoGP Mandalika 2026. Ia berharap atmosfer positif tersebut tetap terjaga hingga seluruh rangkaian balapan berakhir.

Menurutnya, tingginya permintaan tiket juga mencerminkan dukungan penggemar terhadap para pembalap yang mereka idolakan, termasuk pembalap Indonesia Mario Aji yang berlaga di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3.

"Siapa pun yang membeli tiket hari ini, itu positif. Artinya, mereka ingin memberikan dukungan kepada pembalap yang mereka idolakan. Kita patut berbangga karena ternyata memiliki pendukung yang militan, yang bersedia datang jauh-jauh sampai ke Mandalika," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online