Isu 10 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Disorot Media Vietnam, Ini Faktanya

Jumali
Jumali Selasa, 13 Oktober 2026 17:37 WIB
Isu 10 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Disorot Media Vietnam, Ini Faktanya

ejumlah pesepak bola Timnas Indonesia berselebrasi usai mengalahkan Timnas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).Antara-Rivan Awal Lingga

Harianjogja.com, JOGJA—Isu penambahan 10 pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030 menjadi sorotan media Vietnam. Namun, kabar tersebut belum dapat dipastikan sebagai rencana resmi PSSI karena belum ada konfirmasi mengenai jumlah maupun daftar pemain yang akan diproses.

Pembahasan ini muncul setelah pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan bahwa dirinya masih memantau sejumlah pemain yang berpotensi memperkuat skuad Garuda.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam turnamen itu, Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu pada final, 5 Oktober 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian baru bagi tim nasional. Meski demikian, gelar juara regional tidak serta-merta membuktikan adanya program naturalisasi baru dalam jumlah tertentu.

Herdman Masih Memantau Calon Pemain

Herdman menyatakan masih mengikuti perkembangan pemain yang berpeluang masuk ke tim nasional. Pemantauan itu tidak hanya dilakukan terhadap pemain yang berkarier di luar negeri, tetapi juga pemain yang tampil di kompetisi domestik.

“Ada pemain lain yang saat ini kami pantau dan ingin kami bawa menjadi bagian dari tim ini,” ujar Herdman.

Pelatih tersebut juga menjelaskan bahwa dirinya menyaksikan pertandingan sepak bola lokal selama berada di Indonesia. Aktivitas keluarganya di Bali turut memberinya kesempatan untuk menyaksikan beberapa pertandingan Bali United.

Namun, pernyataan Herdman tidak menyebutkan bahwa ada 10 pemain yang dipastikan akan dinaturalisasi. Belum ada pula kepastian mengenai nama-nama yang sedang didekati, proses administrasi yang telah berjalan, atau jadwal pengambilan keputusan.

Karena itu, pemantauan pemain perlu dibedakan dari proses naturalisasi. Seorang pemain yang masuk radar pelatih belum tentu memiliki kelayakan untuk membela Indonesia atau akan menjalani proses perubahan kewarganegaraan.

Media Vietnam Kaitkan Isu dengan Target Piala Dunia 2030

Media Vietnam, TheThao247, mengangkat isu kemungkinan penambahan 10 pemain yang berkarier di Eropa. Pemberitaan tersebut mengaitkan penguatan skuad Indonesia dengan ambisi jangka panjang menuju Piala Dunia 2030.

Sejumlah nama yang beredar dalam pembahasan tersebut antara lain Tristan Schenkhuizen, Julian Oerip, Jenson Seelt, Tristan Gooijer, Dean Zandbergen, Demiane Agustien, Pascal Struijk, dan Jayden Oosterwolde.

Meski demikian, penyebutan nama-nama itu tidak otomatis menunjukkan bahwa mereka telah menerima tawaran, menyatakan bersedia membela Indonesia, atau memenuhi persyaratan untuk memperkuat tim nasional.

Setiap pemain perlu diperiksa berdasarkan latar belakang keluarga, status kewarganegaraan, ketentuan kelayakan FIFA, serta keputusan pribadi. Tanpa konfirmasi dari PSSI atau pihak terkait, daftar tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai nama-nama yang dikaitkan dalam pemberitaan, bukan daftar calon naturalisasi resmi.

Piala Asia 2027 Jadi Ujian Terdekat

Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan di Piala Asia 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Berdasarkan hasil undian, Indonesia berada di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Komposisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri bagi skuad Garuda karena ketiga lawan memiliki pengalaman dan rekam jejak kompetitif di level Asia.

Kualitas skuad dan kedalaman pemain akan menjadi faktor penting dalam menghadapi turnamen tersebut. Pemantauan pemain baru dapat menjadi bagian dari persiapan, tetapi keputusan mengenai komposisi tim tetap bergantung pada evaluasi pelatih dan kelayakan setiap pemain.

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 memberi Indonesia modal kepercayaan diri untuk menghadapi agenda berikutnya. Namun, kabar mengenai rencana naturalisasi 10 pemain menuju Piala Dunia 2030 masih perlu menunggu penjelasan resmi.

Sampai ada pengumuman dari PSSI atau tim pelatih, pernyataan Herdman mengenai pemantauan pemain tidak dapat disamakan dengan kepastian penambahan 10 pemain naturalisasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online