Pieter Huistra Sampaikan Duka, Berharap Tragedi Suporter Tak Terulang

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Senin, 19 Oktober 2026 16:07 WIB
Pieter Huistra Sampaikan Duka, Berharap Tragedi Suporter Tak Terulang

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra menyampaikan keterangan Post Match Press Conference pada Minggu (11/10/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan yang menewaskan empat suporter Super Elja pada Minggu (18/10/2026). Pelatih asal Belanda tersebut berharap tragedi serupa tidak kembali terjadi.

Huistra mengaku terkejut saat mendengar kabar kecelakaan yang menimpa rombongan pendukung PSS Sleman. Ia menyebut peristiwa tersebut menjadi kabar yang sangat menyedihkan bagi tim.

"Tentu saja kami sangat terkejut ketika hal seperti ini menimpa para pendukung kami, saya sangat sedih," kata Huistra.

Di tengah suasana duka, PSS tetap harus menjalani pertandingan. Huistra mengatakan para pemain berusaha menjaga konsentrasi dan membawa energi positif ke dalam permainan meski masih diliputi kesedihan.

"Sulit dipercaya bahwa kejadian seperti ini bisa terjadi. Namun, di sisi lain, penting bagi kami untuk tetap konsentrasi pada pertandingan dan membawa energi ke dalam permainan," ujarnya.

Ia menegaskan tim ingin memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk penghormatan kepada para suporter yang selama ini mendukung PSS Sleman.

"Pada akhirnya, kami ingin tampil sebaik mungkin demi para pendukung kami," tuturnya.

Pieter Huistra Berharap Tragedi Tak Terulang

Huistra kembali menyampaikan kesedihannya atas kejadian yang merenggut nyawa empat suporter tersebut. Ia berharap tidak ada lagi peristiwa serupa yang menimpa pendukung sepak bola.

"Kami sungguh sedih dengan kejadian ini, dan kami berharap hal semacam ini tidak akan pernah terjadi lagi, kami sama sekali tidak menginginkan ini," tandasnya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan pihak-pihak yang terdampak kecelakaan tersebut.

"Satu-satunya hal yang bisa saya sampaikan adalah kami turut berdukacita kepada seluruh keluarga dari pihak-pihak yang terlibat [dalam peristiwa ini]," ungkap Huistra.

Huistra berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk melewati masa sulit tersebut. Ia juga berharap tim dapat melanjutkan aktivitas sepak bola setelah tragedi ini.

"Saya harap mereka [keluarga yang ditinggalkan] bisa terus melangkah dan kami pun bisa tetap bermain setelah kejadian ini," pungkasnya.

Kecelakaan Rombongan Suporter PSS Menuju Surabaya

Sebelumnya, rombongan suporter PSS Sleman mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju Surabaya untuk mendukung tim menghadapi Persebaya Surabaya. Insiden tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026) pagi dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan yang menimpa rombongan pendukung tersebut.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan rombongan suporter PSS Sleman yang tengah melakukan perjalanan menuju Surabaya," kata Vita.

Klub turut mendoakan agar keluarga dan sahabat korban diberi kekuatan serta keikhlasan. PSS juga berharap para suporter yang masih menjalani perawatan segera pulih.

"Semoga keluarga dan sahabat yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan, serta teman-teman yang masih menjalani perawatan intensif segera diberikan kesembuhan dan pemulihan," ujarnya.

Sementara itu, Media Officer PSS Sleman, Fairus Shafri Nur Razaq, mengonfirmasi kecelakaan yang melibatkan rombongan suporter yang hendak bertandang ke Surabaya. Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB pada Minggu pagi.

Kecelakaan melibatkan kendaraan Hiace yang mengangkut total 15 orang, termasuk sopir. Empat orang meninggal dunia, sedangkan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online