DPMPTSP Sleman Benahi Layanan Publik agar Ramah Penyandang Disabilitas
DPMPTSP Sleman menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menyempurnakan standar pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra menyampaikan keterangan Post Match Press Conference pada Minggu (11/10/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan yang menewaskan empat suporter Super Elja pada Minggu (18/10/2026). Pelatih asal Belanda tersebut berharap tragedi serupa tidak kembali terjadi.
Huistra mengaku terkejut saat mendengar kabar kecelakaan yang menimpa rombongan pendukung PSS Sleman. Ia menyebut peristiwa tersebut menjadi kabar yang sangat menyedihkan bagi tim.
"Tentu saja kami sangat terkejut ketika hal seperti ini menimpa para pendukung kami, saya sangat sedih," kata Huistra.
Di tengah suasana duka, PSS tetap harus menjalani pertandingan. Huistra mengatakan para pemain berusaha menjaga konsentrasi dan membawa energi positif ke dalam permainan meski masih diliputi kesedihan.
"Sulit dipercaya bahwa kejadian seperti ini bisa terjadi. Namun, di sisi lain, penting bagi kami untuk tetap konsentrasi pada pertandingan dan membawa energi ke dalam permainan," ujarnya.
Ia menegaskan tim ingin memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk penghormatan kepada para suporter yang selama ini mendukung PSS Sleman.
"Pada akhirnya, kami ingin tampil sebaik mungkin demi para pendukung kami," tuturnya.
Pieter Huistra Berharap Tragedi Tak Terulang
Huistra kembali menyampaikan kesedihannya atas kejadian yang merenggut nyawa empat suporter tersebut. Ia berharap tidak ada lagi peristiwa serupa yang menimpa pendukung sepak bola.
"Kami sungguh sedih dengan kejadian ini, dan kami berharap hal semacam ini tidak akan pernah terjadi lagi, kami sama sekali tidak menginginkan ini," tandasnya.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan pihak-pihak yang terdampak kecelakaan tersebut.
"Satu-satunya hal yang bisa saya sampaikan adalah kami turut berdukacita kepada seluruh keluarga dari pihak-pihak yang terlibat [dalam peristiwa ini]," ungkap Huistra.
Huistra berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk melewati masa sulit tersebut. Ia juga berharap tim dapat melanjutkan aktivitas sepak bola setelah tragedi ini.
"Saya harap mereka [keluarga yang ditinggalkan] bisa terus melangkah dan kami pun bisa tetap bermain setelah kejadian ini," pungkasnya.
Kecelakaan Rombongan Suporter PSS Menuju Surabaya
Sebelumnya, rombongan suporter PSS Sleman mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju Surabaya untuk mendukung tim menghadapi Persebaya Surabaya. Insiden tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026) pagi dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan yang menimpa rombongan pendukung tersebut.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan rombongan suporter PSS Sleman yang tengah melakukan perjalanan menuju Surabaya," kata Vita.
Klub turut mendoakan agar keluarga dan sahabat korban diberi kekuatan serta keikhlasan. PSS juga berharap para suporter yang masih menjalani perawatan segera pulih.
"Semoga keluarga dan sahabat yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan, serta teman-teman yang masih menjalani perawatan intensif segera diberikan kesembuhan dan pemulihan," ujarnya.
Sementara itu, Media Officer PSS Sleman, Fairus Shafri Nur Razaq, mengonfirmasi kecelakaan yang melibatkan rombongan suporter yang hendak bertandang ke Surabaya. Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB pada Minggu pagi.
Kecelakaan melibatkan kendaraan Hiace yang mengangkut total 15 orang, termasuk sopir. Empat orang meninggal dunia, sedangkan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMPTSP Sleman menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menyempurnakan standar pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
Pagu dana desa Gunungkidul turun dari Rp168,8 miliar menjadi Rp51,9 miliar pada 2026. Kalurahan diminta mengoptimalkan realisasi anggaran.
Desa Timbulsloko, Demak, menjadi percontohan pemulihan pesisir berbasis alam setelah satu dekade menghadapi abrasi dan banjir rob.
Sleman menjadi lokasi uji coba Program Perintis 10 Hari untuk mempercepat balik nama tanah sekaligus mengoptimalkan penerimaan PPh dan BPHTB.
HATO memperkenalkan HATO Fillet dengan kandungan dada ayam asli hingga 80% dalam Chicken & Egg Run 2026 yang diikuti lebih dari 3.000 pelari.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.