Jorge Martin Percaya Diri Jelang MotoGP Australia, Ini Modalnya

Jumali
Jumali Jum'at, 23 Oktober 2026 08:27 WIB
Jorge Martin Percaya Diri Jelang MotoGP Australia, Ini Modalnya

Jorge Martin/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Jorge Martin menatap MotoGP Australia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Pembalap Aprilia itu bertekad mempertahankan posisi teratas klasemen dari kejaran Marc Marquez yang hanya terpaut dua poin.

Martin mengoleksi 355 poin, sedangkan Marquez berada di urutan kedua dengan 353 poin setelah seri MotoGP Mandalika. Hasil di Phillip Island, Australia, menjadi kesempatan bagi keduanya untuk memperkuat posisi dalam persaingan gelar juara dunia.

Martin datang dengan modal finis ketiga pada balapan utama di Sirkuit Mandalika. Hasil tersebut membuatnya kembali memimpin klasemen setelah persaingan ketat dengan Marquez di seri Indonesia. 

Pembalap berjuluk Martinator itu menilai dirinya telah berusaha maksimal di Mandalika. Ia juga merasa punya peluang meraih hasil lebih baik pada sprint race apabila tidak terkendala masalah tekanan ban.

“Saya telah berupaya semaksimal mungkin. Saya meraih poin yang bagus, dan naik ke podium. Seandainya tidak ada masalah tekanan [ban], saya pasti bisa memenangkan sprint tersebut,” ujar Martin, seperti dikutip dari Crash.

“Jadi, saya merasa cepat dan siap untuk menghadapi apa yang akan datang.”

Kepercayaan diri itu menjadi bekal Martin menghadapi Phillip Island. Namun, ia tetap harus menjaga konsistensi karena selisih poin dengan Marquez sangat tipis. Satu hasil balapan dapat mengubah posisi keduanya di puncak klasemen.

Martin juga tidak merasa gentar meski Phillip Island dikenal sebagai salah satu sirkuit yang disukai Marquez. Ia memilih berfokus pada performanya sendiri dan berharap dapat tampil maksimal dengan motor Aprilia.

“Saya akan sangat senang jika bisa tampil maksimal, saya akan sangat senang jika tampil begitu cepat, dan merasakan motor dalam keadaan yang baik saat dikendarai,” ucap Martin.

Bagi Martin, target di Australia bukan hanya mempertahankan keunggulan angka, melainkan juga memastikan dirinya mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan. Kecepatan, kondisi motor, dan konsistensi akan menjadi faktor penting dalam upayanya menjaga posisi teratas.

Di sisi lain, Marquez tetap menjadi ancaman langsung karena hanya berjarak dua poin. Persaingan keduanya pun menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan pada seri Australia, terutama setelah mereka meninggalkan Mandalika dengan jarak poin yang sama seperti sebelum balapan.

Dengan lima putaran tersisa dalam kalender musim 2026, setiap poin berpotensi berpengaruh terhadap perebutan gelar. Martin kini memiliki keunggulan tipis, tetapi ia perlu mengubah modal kepercayaan diri menjadi hasil di lintasan agar tetap memimpin klasemen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online