PS5 Pro vs PC Gaming: Mana yang Lebih Hemat untuk Gamer?
Biaya rakit PC gaming setara PS5 Pro diperkirakan Rp25 juta. Simak rincian komponen, alternatif lebih hemat, dan perbandingannya dengan konsol.
Skuat Timnas Wanita Indonesia / PSSI.Org
Harianjogja.com, PALEMBANG - Kota Palembang, Sumatera Selatan akan kembali menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan gelaran sepak bola wanita. Setelah di bulan Desember 2017 lalu menjadi tuan rumah Piala Pertiwi dan AFF U-16 Girls Championship pada bulan Mei 2018, kini kota yang identik dengan kuliner khas pempek akan menjadi tuan rumah Piala AFF Women 2018.
Sebelum gelaran Piala AFF Women 2018 dimulai pada akhir bulan Juni 2018, sebelumnya kota Palembang telah sukses menyelenggarakan laga persahabatan internasional antara Timnas Wanita Indonesia kontra Thailand, yang telah diotorisasi oleh federasi sepak bola dunia (FIFA) dengan kategori Tier 1 atau kategori tertinggi dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.
Pertandingan kala itu memiliki kesan, terutama bagi sepak bola wanita Indonesia, apalagi Garuda Pertiwi sempat vakum selama 3 tahun. Kota Palembang bisa dibilang sebagai kota tempat bangkitnya sepak bola wanita, karena di sinilah banyak event sepak bola wanita digelar.
“Saya punya kesan mendalam jika datang ke kota Palembang. Kota ini benar-benar menjadi kota yang penting untuk sepak bola wanita karena semua berawal dari sini,” ujar Papat Yunisal, mantan pesepakbola wanita Indonesia yang kini bergelut di Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia dikutip dari laman resmi PSSI, Kamis (28/6/2018).
“Palembang jadi kota yang tidak asing lagi, stadion di sini punya standar dan sering dijadikan venue untuk liga profesional. Tahun lalu 12 provinsi mengirimkan tim sepakbola wanita untuk ikut Piala Pertiwi. Senang rasanya bisa melihat beberapa provinsi masih memperhatikan sepak bola wanita,” lanjut Papat yang juga menjadi anggota eksekutif PSSI ini.
Papat menambahkan, selain infrastruktur menyangkut sepak bola, kualitas tim juga membanggakan. “Kemarin saat Piala Pertiwi, Tim perwakilan Sumatera Selatan masuk 8 besar, ada yang masuk skuat Timnas Wanita juga. Ini menjadi pertanda positif bahwa pemain terus dipantau dan dibina,” ujar Papat.
“Mohon doanya bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu mendukung Timnas Wanita. Palembang kali ini akan kedatangan tim-tim kuat, untuk itu mari kita berikan dukungan terbaik agar Timnas tampil maksimal selama berkompetisi di sini” tutupnya
Sementara pemain bertahan Timnas Wanita, Shafira Ika mengatakan, Palembang memang melekat di ingatannya sebagai kota yang identik dengan sepak bola wanita. “Senang dan bangga. Berkali-kali datang ke Palembang untuk bermain sepak bola dan membawa nama negara, rasanya luar biasa,” ungkap pemain yang akrab di sapa Ika ini.
“Tahun lalu ikut Piala Pertiwi disini, bulan lalu ikut AFF U-16 Girls, masuk skuat Timnas dari junior hingga senior dan nanti saya akan ikut AFF Women juga. Semoga kota ini membawa berkah bagi Timnas dan yang pasti kami akan terus berjuang,” tutup Ika.
Daftar Pemain Timnas Wanita untuk Piala AFF Women 2018
GK
Vera Lestari
Norffince Boma
Riska Julianti
DF
Safira Ika Putri Kartini
Vivi Oktavia Riski
Rizky Amalia Putri
Ade Mustikiana Oktaviani
Risda Yulianti
Nur Laili Khomariyah Purnama
MF
Yudith Herlina Sada
Maulina Novryliani
Zahra Muzdalifah
Dwie Aprillia Fitria Murti
Dhanielle Dapne
Rani Mulya Sari
Tia Darti Septiawati
Susi Susanti
Jesella Arifya Sari
Ria Ristiani
FW
Mayang Zp
Syenida Meryfandina
Tugiyati
Dewi Tia Safitri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya rakit PC gaming setara PS5 Pro diperkirakan Rp25 juta. Simak rincian komponen, alternatif lebih hemat, dan perbandingannya dengan konsol.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.
Pengangguran lulusan perguruan tinggi mencapai 1,03 juta orang pada Mei 2026. MagangHub dinilai belum efektif dan perlu dibenahi.
Simak diskon tiket Nataru 2026/2027, mulai kereta api 30%, kapal PELNI 30%, PPN pesawat ditanggung pemerintah, hingga stimulus ASDP.
Bea Cukai mencatat 127 penindakan ekspor emas ilegal senilai Rp1,02 triliun. Bersama Polri dan ESDM, pemerintah memburu korporasi di balik jaringan tersebut.