Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengenakan jersey milik Hendika Arga Permana / Harian Jogja - Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Latihan perdana PSS Sleman yang awalnya direncanakan digelar Senin (7/1/2019) dipastian gagal terlaksana. Sebab, PSS belum ada instruksi dari manajemen untuk persiapan jelang celebration game melawan Persela Lamongan, di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/1/2019) mendatang.
“Kami tidak jadi menggelar latihan perdana, hari ini,” kata Seto Nurdiyantoro, Senin (7/1/2019).
Atas kondisi ini, maka Seto mengaku masih menunggu arahan dari manajemen PSS Sleman terkait kapan akan mulai menggelar latihan perdana. Hal sama juga dilakukan terkait dengan dengan pelaksanaan Celebration Game melawan Persela. "Menyesuaikan, tergantung manajemen," lanjutnya.
Sementara Manajer Persela Lamongan, Edy Yunan Achmadi, memastikan pertandingan persahabatan itu tidak jadi digelar, Sabtu (12/1/2018). Sebab, pihaknya telah mendapatkan kepastian pengunduran dari kubu lawan.
"Memang benar laga antara Persela Lamongan dengan PSS Sleman tidak jadi, saya juga sudah mendapatkan konfirmasi dari PSS Sleman, terkait tidak jadinya pertandingan itu," kata Yunan.
Sebelum direncanakan melawan Persela, ada tiga klub yang sempat disebut-sebut akan menjadi lawan tanding PSS Sleman di laga bertajuk Celebration Game tersebut, yakni Persis Solo, Persebaya Surabaya, dan terakhir adalah Persija Jakarta.
Persebaya menjadi salah satu kandidat kuat karena memang tim asal Surabaya itu juga mengundang PSS pada laga serupa untuk merayakan keberhasilan promosi ke Liga 1 2018 lalu. Sementara Persis Solo adalah tim tetangga dimana hubungan kedua suporter terbilang harmonis.
“Persis Solo timnya sudah dibubarkan. Sedangkan Persebaya, kami akan kesulitan dalam pengajuan perizinan,” imbuh Manajer PSS, Retno Sukmawati terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.