Cara Mengajukan Perubahan Data Desil DTSEN Lewat HP dan Kelurahan
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyerang PSIM Jogja Ismail Haris berebut bola dengan pesepak bola Persigo Semeru FC dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (24/9/2018) sore /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - Belum adanya kejelasan mengenai rencana pembentukan tim membuat sejumlah pemain PSIM Jogja musim lalu memilih mencoba peruntungan di klub lainnya. Setidaknya ada empat pemain PSIM Jogja yang memastikan diri mengikuti seleksi bersama tim baik di Jawa maupun di luar Jawa.
Ismail Haris dan Riskal Susanto memilih mengikuti seleksi di Persiba Balikpapan, sedangkan Wawan Sama dan M Rifky Suryawan memilih Persis Solo sebagai tempat mencoba peruntungan.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa mengatakan, keputusan untuk mengikutis seleksi di klub lain adalah hak dari para pemain sendiri. Sebab, mereka sudah tidak terikat kontrak dengan PSIM Jogja.
"Itu hak dan keputusan mereka. Meskipun secara teknis, kami memang sudah mendapatkan 11 hingga 13 pemain lama yang layak untuk dipertahankan," kata Jarot kepada Harianjogja.com, Rabu (13/2/2019).
Dikatakan Jarot, meski sudah mendapatkan nama pemain yang dipertahankan, namun sejauh ini manajemen belum akan bertindak dan membentuk tim. Hal ini dikarenakan, fokus dari manajemen PSIM Jogja saat ini adalah memperoleh calon investor untuk mengarungi musim 2019. Sejauh ini sendiri, ada satu nama calon investor yang rencananya akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Pekan depan lah, baru ada kepastian. Kami sekarang fokus mengedilkan dengan sponsor. Sebab, ini penting, karena akan berpengaruh terhadap pembentukan tim, termasuk pemain yang akan direkrut," ucap Jarot.
Menurut Jarot, sejauh ini calon investor untuk musim 2019 ini memiliki semangat untuk mengantar PSIM Jogja ke Liga 1 2020. Rencananya investor tersebut siap memberikan kucuran dana besar dalam membeli pemain bintang yang levelnya di atas rata-rata. "Untuk itu, kami belum menentukan calon pelatih. Meskipun kami sudah memiliki bekal jajaran tim pelatih musim lalu, karena semua harus kami bicarakan dengan investor tersebut," ucap Jarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat