Advertisement
Susul Persija, PSS Sleman Segera Ceraikan Viral Blast
Kerja sama PSS Sleman dengan Viral Blast - Instagram : @PSSleman
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen PSS Sleman memastikan segera mengakhiri kerja sama dengan dengan salah satu sponsornya yang juga ternyata perusahaan robot trading bodong, Viral Blast Global.
"Kami sedang proses putuskan kerja sama," kata Direktur Utama PT PSS, Andy Wardhana kepada Harianjogja.com, Senin (21/2/2022) siang.
Advertisement
Menurut Andy, pihak manajemen saat ini juga tengah menunggu perkembangan terbaru terkait kasus yang menimpa perusahan investasi tersebut. Terkait dengan kerja sama yang selama ini terjalin, diakui Andi, Viral Blast ada kesepakatan kerja sama sampai akhir musim Liga 1 2021/2022.
Sebelumnya, keputusan mengakhiri kerja sama dengan Viral Blast telah dilakukan oleh Persija Jakarta. Bahkan sejak kebijakan putus kerja sama dengan Viral Blast telah diputuskan, pada pertandingan antara Persija melawan Persik di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (19/2/2022) malam lalu sudah tidak ada logo Viral Blast Global di e-board lapangan dan backdrop konferensi pers.
Sebagai informasi, Viral Blast Global adalah perusahaan robot trading yang sebelumnya disebutkan berada di bawah Smartacatar.co Ltd dan berpusat di Thailand. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyebutkan Viral Blast Global termasuk dalam perusahaan investasi bodong dari 336 robot trading yang sudah diblokir Bappebti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sanae Takaichi Kembali Jadi PM Jepang, Siap Ubah Konstitusi
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja Awal Ramadan 18 Februari 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal Imsakiyah DIY 18 Februari 2026 Versi Muhammadiyah, Imsak 04.23
- Jadwal Salat Jogja 18 Februari 2026, dari Subuh hingga Isya
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 18 Februari 2026
- Operasi Keselamatan Progo 2026: Tilang di DIY Turun 67 Persen
Advertisement
Advertisement






