Bagnaia Kembali Gagal Tembus Q2 MotoGP San Marino 2026, Keempat Kalinya Beruntun
Bagnaia kembali gagal menembus Q2 MotoGP San Marino 2026. Ia harus melewati Q1 untuk keempat kalinya secara beruntun.
Shin Tae-yong./Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA — Pelatih tim nasional U-19 Indonesia Shin Tae-yong belum puas dengan performa penyerang Hokky Caraka meski berhasil membuat empat gol dalam satu laga kontra Brunei Darussalam di Grup A Piala AFF U-19 2022, Senin (4/7/2022).
"Hokky harus lebih banyak belajar. Dia masih memiliki banyak kekurangan," ujar Shin dikutip dari Antara, Selasa (5/7/2022).
Juru taktik asal Korea Selatan itu pun tidak melontarkan pujian untuk penyerang muda asal PSS Sleman, Hokky dengan empat golnya yang membawa Indonesia menang 7-0 atas Brunei Darussalam.
Shin memilih untuk memberikan apresiasi kepada semua personel di skuad "Garuda Nusantara" yang sudah memberikan penampilan maksimal pada laga kontra Brunei Darussalam.
"Memang Brunei tim paling lemah di grup mainan anak-anak begitu baik sehingga kami mendapatkan hasil positif. Formasi kami agak berbeda daripada laga sebelumnya dan anak-anak bekerja keras untuk menjalankannya," tutur pelatih timnas Korea Selatan itu.
Hokky Caraka, yang bernama lengkap Hokky Caraka Bintang Briliant, merupakan pesepak bola jebolan program Garuda Select di Inggris. Saat ini, pesepak bola berusia 17 tahun tersebut memperkuat tim PSS Sleman. Hokky sendiri sudah memperkuat tim U-16 PSS sejak tahun 2020.
Dalam prosesnya, bakat pemain asal Gunungkidul, DI Yogyakarta itu tercium oleh pelatih Shin Tae-yong. Dia pun dibawa untuk menjalani pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan pada Maret 2022 dan berpartisipasi di Turnamen Toulon, Prancis.
Empat gol dari Hokky Caraka mewarnai kemenangan Indonesia dengan skor 7-0 pada laga Grup A Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin malam. Selain Hokky, gol lain dilesakkan oleh Ronaldo Kwateh, Arkhan Fikri dan Alfriyanto Nico.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bagnaia kembali gagal menembus Q2 MotoGP San Marino 2026. Ia harus melewati Q1 untuk keempat kalinya secara beruntun.
Persijap Jepara kalah 0-1 dari Borneo FC. Gol Rodrigo Varanda menjadi pembeda, sedangkan Sendri Johansah mendapat kartu merah.
Persebaya membidik kemenangan saat menjamu PSIM. Bernardo Tavares juga bicara soal Saddil Ramdani dan dukungan Bonek-Bonita.
Franco Morbidelli mendapat long lap penalty di MotoGP San Marino setelah dinilai mengganggu Enea Bastianini di Tikungan 13.
PSIM Jogja memburu tiga poin perdana saat menghadapi Persebaya di GBT. Laskar Mataram siap menghadapi atmosfer puluhan ribu Bonek.
Marc Marquez juara Sprint Race MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano. Bezzecchi kedua, Jorge Martin ketiga. Simak jalannya balapan.