Dovizioso Sebut Marc Marquez Belum Segarang Dulu di MotoGP 2026
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Jonatan Christie - Instagram : Badminton.ina
Harianjogja.com, SUZHOU—Timnas bulu tangkis Indonesia akan bertemu dengan Thailand pada perebutan pemuncak klasemen Grup B, Kamis (18/5/2023) pukul 10.00 WIB.
BACA JUGA: Indonesia Dipastikan Menang Atas Kanada
Meski demikian, baik Indonesia dan Thailand sejatinya telah sama-sama lolos ke babak perempat final. Sebab, baik Indonesia dan Thailand sama-sama telah meraih dua kemenangan beruntun di dua laga fase Grup B Piala Sudirman 2023.
Indonesia sukses mengalahkan Kanada dengan skor sempurna 5-0 di hari pertama dan mengalahkan Jerman dengan skor 4-1, Selasa (16/05/23). Sedangkan, Thailand menaklukkan Jerman dengan skor 4-1, dan menang 4-1 atas Kanada dengan skor 4-1.
Sementara jika mengacu kepada head to head. Indonesia lebih unggul daripada Thailand. Meski demikian, laga melawan Thailand pada Kamis (18/5/23) akan menjadi penentuan juara grup.
"Dua kemenangan atas Kanada dan Jerman ini menjadi modal baik untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Mudah-mudahan dengan hasil ini, para pemain lebih percaya diri dan ke depannya bisa bermain lebih baik lagi," kata manajer tim bulu tangkis Indonesia, Armand Darmadji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Khalyana Zahira, siswi MAN 1 Lubuklinggau, berhasil menjadi Paskibraka Nasional 2026 dan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran harus berjalan beriringan dalam Malam Tirakatan HUT ke-81 RI.
Sebanyak 683 dari 794 BTS terdampak gempa NTT telah pulih. Komdigi mencatat 111 site masih mengalami gangguan.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.