Dana Revitalisasi 41 Sekolah di Bantul Belum Cair, Ini Kata Disdikpora
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
PT LIB mengecek Stadion Mandala Krida beberapa waktu lalu. Perbaikan stadion terhalang kasus korupsi yang ditangani KPK./Dok. PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja resmi mendaftarkan empat pemain U21 untuk mengikuti kompetisi Liga 2 2023 musim ini. Komitmen mendaftarkan empat dari aturan minimal tiga pemain U21 dinilai jadi komitmen Laskar Mataram dalam mendukung pengembangan atlet muda sepak bola nasional.
Meski terbilang mepet, keputusan mendaftarkan empat pemain U21 oleh PSIM Jogja patut diapresiasi. Keempat nama itu yakni Khairul Fikri Ma’arif, Muhammad Sulaiman, Muhammad Afin Bahrani, dan Apriyanto Nurdin.
Laskar Mataram juga harus berpacu dengan waktu dalam merekrut para pemain muda itu di tengah persiapan pertandingan perdana Liga 2. Saat rilis klub dan jersei beberapa waktu lalu, kebanyakan dari mereka belum bisa diperkenalkan ke publik.
Manager Coach PSIM Jogja Kas Hartadi mengatakan, kehadiran empat pemain muda potensial itu diharapkan menjadi momentum dalam pembinaan atlet muda sepak bola nasional. Mereka nantinya diharapkan bisa menimba ilmu dan pengalaman dari para senior dan kolega maupun tim lawan.
“Kita memang mepet dapat pemain U-21. Meskipun kita mepet, mereka sudah mengerti cara bermain tim kita,” ujarnya, Senin (11/9/2023).
Kas menambahkan, keempat pemain itu juga harus siap dan bekerja keras di musim ini untuk membuktikan diri bahwa mereka layak dimainkan sejak menit pertama. "Untuk regulasi U21 harus bermain 45 menit tentu kita ikuti dan kita juga sudah siapkan mereka," katanya.
Khairul Fikri Ma’arif, Muhammad Sulaiman, Muhammad Afin Bahrani, dan Apriyanto Nurdin harus bersaing dengan pemain lain yang punya posisi serupa di PSIM. Pemain usia muda ini akan bermain minimal 45 menit dalam setiap pertandingan PSIM Jogja.
Khairul Fikri, pemain muda yang sebelumnya sudah pernah dikenalkan dalam acara peluncuran tim dan jersei lalu, mengisi satu tempat untuk U-21. Pemain ini berposisi penjaga gawang dan didatangkan dari JK Academy.
Sementara Muhammad Sulaiman berposisi sebagai penyerang sayap. Pemain yang berasal dari Kendal tersebut didatangkan dari Persik Kendal untuk memperkuat PSIM Jogja. Kemudian Afin yang berasal dari Malang tersebut didatangkan dari Persikabo. Bersama Apriyanto, dia juga berposisi sebagai sayap untuk PSIM Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Pemda DIY menyiapkan materi budaya Jawa untuk radio dan televisi di Suriname guna menjaga tradisi leluhur dan menarik minat generasi muda.
Bahlil menyebut gangguan pasokan BBM di sejumlah wilayah Jawa Timur mulai teratasi setelah Pertamina menambah pasokan. Cadangan nasional diklaim aman.
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap PW, DPO kasus pembakaran fasilitas PT Unggul di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada 2021.
Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional aman. Cadangan Pertalite 16-18 hari, sedangkan BBM RON 92 ke atas dan solar di atas 20 hari.
Bioskop NSC kembali hadir di Wates, Kulonprogo, setelah lebih dari 20 tahun. Tiket mulai Rp37.000 termasuk minuman, dengan dua studio.