PSS Sleman Kalah Dramatis di Final, Rekor Kandang Akhirnya Pecah
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Potret pemain PSS Sleman berlatih di Lapangan Pakembinangun pada Senin (6/11/2023)./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Berkandang di Stadion Maguwoharjo pada pekan ke-19 BRI Liga 1-2023/24, Persis Solo akan menjamu PSS Sleman, Rabu (8/11/2023) malam. Super Elja yang berstatus sebagai tim tamu pada laga kali ini membidik tiga poin untuk dibawa ke Bumi Sembada.
Mengejar tiga poin dan memutus rentetan tak pernah menang sembilan laga, persiapan terus dilakukan penggawa Laskar Sembada sejak Minggu (5/11/2023). Pelatih Kepala PSS Sleman, Bertrand Crasson mengambil metode latihan 11 lawan 11, sebelum menghadapai Persis Solo nanti.
"Materi latihan hari ini kami mengambil sesi pertandingan dengan 11 lawan 11, sebagai persiapan meladeni Persis Solo. Saya memberikan latihan dengan berbagai rencana pertandingan," kata pelatih yang pernah berseragam Napoli tersebut pada Senin (6/11/2033) di Lapangan Pakembinangun, Sleman.
Allenatore asal Belgia tersebut bahkan bertekad akan bermain habis-habisan dengan menyiapkan segala rencana menghadapi Laskar Sambernyawa. Crasson tengah mengantongi berbagai rencana untuk menghadapi tim yang kini bertengger di posisi 11 klasemen tersebut.
"Saya telah menyiapkan beberapa rencana permainan untuk merespons apa yang terjadi dalam situasi di pertandingan. Itulah materi latihan yang kita lakukan pada hari ini," katanya.
BACA JUGA: Siswa SD di Gunungkidul Pukul Kepala Teman, Polisi Turun Tangan
Kekalahan tipis 0-1 atas Bali United pada pertandingan sebelumnya, membuat Crasson mencatat beberapa hal yang telah ia pelajari dari para pemainnya. Yakni aspek konsentrasi dan daya fokus yang harus dijaga penggawa Laskar Sembada di sepanjang laga.
"Setiap pertandingan yang kami jalani seperti ketika menghadapi Bali United, pasti memiliki cerita dan pelajaran sendiri. Pertandingan tersebut dijalani sangat bagus oleh para pemain. Kami sebenarnya tidak layak untuk kalah pada pertandingan tersebut," ungkapnya.
Crasson dan timnya tidak ingin mengulangi kesalahan sama pada laga selanjutnya. "Kami sudah melakukan semua daya dan upaya pada laga tersebut. Ke depannya, kami tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama," tegas Crasson.
Kini, kemenangan atas Persis Solo dibidik menjadi target Super Elang Jawa untuk terbang menjauhi papan bawah. "Seperti yang sudah diketahui, dalam pertandingan ini kami membutuhkan dan wajib meraih kemenangan dari Persis Solo,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.