20 Persen SD Negeri di Sleman Kekurangan Murid, Ini Penyebabnya
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
Penampilan Timnas Indonesia saat emaskan Timnas Ekuador dalam gelaran Piala Dunia U-17./ Istimewa -- Doc. LOC WCU17/BRY
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang hadir dalam pertandingan tersebut mengapresiasi kerja keras para pemain Indonesia yang tampil mengejutkan di laga pembuka Piala Dunia U-17. Timnas dinilai mampu menunjukkan performa maksimal meski memiliki posisi ranking FIFA yang berada jauh dengan Timnas Ekuador.
"Dengan hasil ini kita sudah mendapat satu poin itu harus diapresiasi karena peringkat Indonesia dan Ekuador terpaut jatuh. Yang satu 38 yang satu 145," ujar Presiden Jokowi seusai laga pada Jumat (10/11/2023).
BACA JUGA: Piala Dunia U-17, Indonesia Berbagi Poin dengan Ekuador
Menurut Presiden torehan satu poin sudah sangat bagus bagi Timnas Indonesia. Apalagi, Garuda Muda sempat mendapat tekanan selama 20 menit terakhir.
Ekuador berkali-kali mengancam pertahanan Timnas Indonesia. Namun penampilan gemilang kiper Al Giffari Ikram berhasil membendung serangan lawan dan menciptakan sejumlah penyelamatan heroik.
BACA JUGA: Brand Fashion Tunique Ikut Ramaikan Gelaran Jogja Fashion Week 2023
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir juga mengapresiasi perjuangan Arkhan Kaka dan kawan-kawan. Menurut Erick semangat Hari Pahlawan yang tepat jatuh hari ini di Kota Pahlawan menjadi inspirasi untuk mencetak sejarah.
"Alhamdulillah tepat di Hari Pahlawan dan stadion yang memakai nama Bung Tomo, anak-anak menunjukkan semangat tak mau kalah," ungkapnya.
Lebih lanjut Erick juga menambahkan bila hal ini merupakan kebanggaan karena timnas mampu tampil baik di laga yang disorot dan disaksikan tokoh sepak bola dunia.
"Hari bersejarah ini alhamdulillah kita meraih hasil yang bersejarah bagi sepak bola Indonesia yang merebut poin pertamanya di Piala Dunia," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
PSIM Jogja resmi melepas Fahreza Sudin jelang Super League 2026/2027. Gelandang asal Ternate itu menjadi pemain keenam yang berpisah.
Kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan membuat akses wisata dialihkan selama 7-8 Juli 2026. Wisatawan tetap dapat berkunjung ke sejumlah area.
JadePuffer menjadi ransomware berbasis AI pertama yang mampu menjalankan serangan siber secara mandiri dan adaptif tanpa banyak campur tangan manusia.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.