Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman: Pemasangan Girder dan Ramp Off Dikebut
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
Pemain Timnas Indonesia U-17 saat menghadapi Timnas Panama U-17 dalam pertandingan kedua babak penyisihan grup di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin (13/11/2023) malam./Istimewa -- Doc. LOC WCU17/NFL
Harianjogja.com, JOGJA—Tren positif Tim Nasional Indonesia di gelaran Piala Dunia U-17 terus berlanjut. Usai maraih poin pertamanya di pertandingan perdana, Garuda Muda kembali berhasil merebut saty poin setelah berhasil menahan imbang Timnas Panama di pertandingan kedua babak penyisihan grup.
Berbeda dengan pertandingan pertama di mana Iqbal Gwijangge dkk berhasil unggul terlebih dahulu, di laga kedua ini skuat Garuda Muda justru tertinggal 0-1 dari Panama di babak pertama. Tim lawan unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak oleh Oldemar Castillo pada menit 45+3. Gol di penghujung babak pertama ini membuat Garuda Muda terpaksa turun minum dengan tertinggi satu gol dari Panama.
Di babak kedua, para pemain usia belasan tahun itu menunjukkan mental dan juangnya. Hanya butuh sembilan menit usai peluit babak kedua dibunyikan, Garuda Muda mencetak skor di menit ke-54. Pemain yang merumput bersama raksasa Brasil, Sao Paulo FC, Welber Jardim melepaskan umpan dari sisi kiri pertahanan Panama.
Sementara itu Arkhan Kaka yang berhasil lolos dari penjagaan tim lawan berdiri bebas di area kotak penalti. Umpan lambung kiriman Jardim dieksekusi tanpa basa-basi oleh Arkhan. Bola tandukan Arkhan melesat ke jala kiper Panama tanpa mampu dibendung. Skor berubah menjadi 1-1 untuk kedua belah tim.
Seusai laga Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti menilai timnya sempat menghadapi situasi sulit di babak pertama. Panama yang pada laga pertama kalah dari Maroko seperti haus poin dan menekan dan Timnas Indonesia U-17 sejak awal laga. Garuda Muda kata Bima Sakti kesulitan keluar dari tekanan itu.
"Saya sampaikan ke pemain bahwa di awal kami mau menang. Tapi, kalau tidak bisa menang, minimal seri. Jangan sampai kalah. Babak pertama mereka mendapat tekanan yang luar biasa dari pemain Panama sampai mereka bikin gol," tutur Bima Sakti pada Senin (13/11/2023) malam.
Pelatih berusia 47 tahun itu berusaha membangkitkan mental para Garuda Muda saat menjalani turun minum. Pemain lanjut Bima sempat dalam kondisi down dan nampak murung.
BACA JUGA: Timnas U-17 Indonesia Bakal Hadapi Panama, Jardim: Kami Diminta Tampil Lebih Kompak
"Di babak kedua, saya bangkitkan pemain di ruang ganti. Mereka sempat down, murung. Saya bilang, tidak boleh menyerah atau putus asa. Tim Indonesia bagus. Sekelas Piala Dunia senior, Argentina juga bisa kalah lawan Arab Saudi," ungkap Bima.
Suntikan semangat ini lah yang barangkali menjadi salah satu kunci penting Garuda Muda akhirnya mampu bangkit dan mencetak gol penyama kedudukan sembilan menit setelah babak kedua dimulai.
"Saya bilang bisa. Tidak ada yang salah di sini. Lupakan babak pertama, sekarang fokus babak kedua. Alhamdulillah pemain bisa lepas menciptaan beberapa peluang di babak kedua dan akhirnya mencetak gol," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.