PSS Sleman Bedah Kekuatan dan Kelemahan Borneo FC, Huistra Waspadai Perubahan Skuad
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
Pemain PSS berlatih usai menjalani libur./Istimewa -- PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—Usai mendapatkan libur beberapa hari, skuat PSS Sleman kembali menjalani latihan dengan fokus penggemblengan pada aspek fisik.
Latihan usai libur kali ini difokuskan Pelatih Kepala PSS, Pieter Huistra pada peningkatan kebugaran pemain. Aspek ini menjadi sorotan dalam beberapa pertandingan yang dilakoni Super Elja di bulan Maret 2025.
"Latihan hari ini berjalan dengan baik, semua pemain bekerja keras. Kami harus benar-benar memanfaatkan jeda panjang ini untuk mengingkatkan kebugaran para pemain, ini hal yang sangat penting," kata Huistra pada Senin (17/3/2025) sore di Lapangan Pakembinangun, Sleman.
BACA JUGA: Sultan HB X Minta PSS Sleman Tidak Irit Beli Pemain
Huistra menyebut anak asuhnya telah membuat banyak peningkatan. Menurutnya hal ini akan membuat tim akan lebih kuat secara fisik.
"Tentu saja para pemain menjalani latihan dengan fokus dan bagus. Mereka telah kami berikan libur beberapa hari kemarin. Para pemain membuat banyak peningkatan, hal ini membuat kami menjadi lebih kuat dan bugar secara fisik," ungkapnya.
Di sisi lain Huistra juga membocorkan rencana latihan PSS di sisa bulan Ramadan. Tim PSS sempat berwacana melakukannya di malam hari. Namun, rencana tersebut batal dilakukan karena adanya kendala faktor lapangan.
"Mengenai latihan untuk sisa Ramadan, kami tidak akan melakukannya di malam hari. Tidak, saya pikir kami akan melakukannya sekitar jam empat sore. Karena tidak ada lapangan yang bagus dengan lampu, jadi kami tidak dapat menemukannya dan memaksimalkan latihan di sore hari," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
Yusril Ihza Mahendra belum memastikan kabar pengamanan jenderal Polri. Divisi Humas Polri dijadwalkan menggelar konferensi pers.
PSIM Jogja menyiapkan enam pemain EPA U-20 dan U-18 untuk League Cup 2026/2027 sekaligus memberi kesempatan kepada pemain minim menit bermain.
Sedayu General Hospital Bantul mengembangkan terapi oksigen hiperbarik untuk membantu pemulihan pasien sekaligus mendukung kebugaran dan wellness tourism di DIY
Pdt Jimmy Marcos menegaskan gereja harus menyuarakan ketidakadilan, mulai dari dampak MBG, karhutla, hingga proyek di Papua.
DPRD Sleman mendorong generasi muda menghidupkan olahraga tradisional untuk melestarikan budaya, membangun karakter, dan memperkuat kebersamaan.