Fitur OTA Mobil Listrik Disebut Bisa Jadi Celah Serangan Siber
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Jorge Martin/ MotoGP
Harianjogja.com, JOGJA—Jorge Martin menyatakan akan meninggalkan Aprilia pada MotoGP 2026. Keputusan hengkang dari Aprilia itu sudah sesuai dengan klausul kontrak antara Jorge Martin dengan Aprilia.
BACA JUGA: Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua di IPDN
Jorge Martin bisa hengkang dari Aprilia pada akhir 2025 jika tak tampil kompetitif. Saat ini Jorge Martin pun kesulitan tampil apik bersama Aprilia pada musim ini.

"Halo semuanya, saya ingin berbagi dengan semua penggemar, media, dan orang-orang yang mengikuti karier saya penjelasan yang jelas tentang situasi saya dengan Aprilia,” tulis Jorge Martin di akun Instagram resminya, Kamis (29/5/2025).
"Saya tidak pernah melanggar kontrak. Ketika kami menandatanganinya, saya setuju dengan Aprilia bahwa, jika keadaan tertentu tidak terpenuhi, saya berhak memutuskan masa depan saya untuk 2026. Ini adalah syarat penting bagi saya untuk menerima proposal kontrak yang mereka tawarkan kepada saya saat itu,” lanjutnya.
“Ketika saya membuat keputusan untuk berganti pabrikan tahun lalu, salah satu premis saya adalah memiliki kemungkinan untuk menguji motor dalam situasi nyata dan untuk memahami tim serta metodologi kerjanya. Dengan cara ini, saya bisa merasa nyaman menandatangani kontrak selama dua tahun, bukan satu tahun, jadi kami menyertakan syarat itu,” jelas Martin.
“Menghadapi situasi harus membuat keputusan pada tanggal yang ditetapkan dalam kontrak, saya telah memutuskan untuk menggunakan hak saya untuk melepaskan diri untuk musim 2026. Saya selalu melakukannya dengan penuh hormat, jelas, dan dengan satu-satunya tujuan untuk mengendalikan masa depan saya sebagai atlet profesional,” tegas Martin.
Dia juga menegaskan tetap punya hubungan baik dengan tim. Dia menepis semua kabar yang menyebut bahwa hubungannya dengan Aprilia memanas.
“Tidak ada konflik atau celaan. Saya hanya ingin bisa menatap masa depan dengan jelas, setelah masa-masa yang sangat sulit dan cedera yang sangat serius, serta terus memberikan yang terbaik dari diri saya di dalam dan luar lintasan,” tegas Jorge Martin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Dokter mengingatkan makanan pedas viral dapat mengganggu pencernaan dan tumbuh kembang anak jika dikonsumsi tanpa pengawasan