Sleman Usulkan Rp387 Miliar untuk Program Dalane Alus pada 2027
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemulihan dua pemain PSS Fachruddin Wahyudi Aryanto dan Farrel Arda Santoso terus menunjukkan perkembangan positif. Fachruddin maupun Farrel sebelumnya mengalami cedera berat pada kompetisi musim lalu.
Dokter tim PSS Sleman, Riko Anindito mengatakan keduanya saat ini berada dalam fase lanjutan dari proses pemulihan. Kondisi kedua pemain menunjukkan perkembangan positif dari hari ke hari.
Farrel mengalami cedera sekitar bulan Maret 2025. Ditemukan adanya cedera ACL dan bagian Meniscus Farrel yang mengalami cedera.
"Setelah kami melakukan tindakan di akhir bulan Maret 2025, kira-kira menuju bulan ke empat setelahnya akan ada evaluasi dari hasil MRI, kemudian kontrol lagi ke dokter spesialis ortopedi untuk menentukan program ke depannya," kata Dito dikutip Senin (14/7/2025).
BACA JUGA: Viral Video Puluhan Orang Berjubah Putih Lakukan Ritual di Puncak Gunung Lawu
Adapun bek senior Fachruddin mengalami masalah pada ACL-nya. Ada dua ligamen Fachruddin yang diketahui mengalami cedera. "Jadi dia yang kena di dua ligamen dengan waktu yang hampir mirip dengan Farrel di akhir Maret 2025," ujarnya.
Fachruddin dan Farrel rencananya pada akhir Juli 2025 nanti akan menjalani pemeriksaan MRI ulang. Dari situ tim dokter akan mengevaluasi kondisi keduanya.
Pada sesi latihan, Fachruddin dan Farrel sudah menjalani program recovery dengan berlari keliling lapangan bersama fisioterapis tim PSS. Keduanya juga melakukan jalan kaki sebagai pendinginan tubuh sebelum menyelesaikan latihan.
"Yang penting selama ini penguatan otot terlebih dahulu kemudian dari penguatan dari ototnya dilihat perkembangannya. Paling penting bisa return to train kalau dengan penguatan lebih intens nanti penguatan return of train-nya lebih cepat," tandasnya.
Perihal kesiapan kedua pemain menjalani latihan bersama tim, dokter Dito menjelaskan hal tersebut akan bergantung hasil MRI keduanya di akhir Juli ini.
"Nanti kami lihat perkembangannya karena pada operasi pertama kedua pemain tersebut ototnya robek total jadi kami lihat sambungannya seperti apa. Baru nanti kita bisa menentukan program berikutnya untuk kedua pemain seperti apa setelah melihat hasil MRI," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.
KKP menyalurkan tiga sarana pascapanen dan satu kendaraan ATI kepada kelompok usaha perikanan di Kulonprogo untuk meningkatkan daya saing produk.
Pemprov Jawa Tengah meminta penutupan sementara jalur pendakian gunung untuk mengantisipasi karhutla di Lawu, Sumbing, dan kawasan Dieng.
SIM Keliling Jogja Jumat 23 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Jumat 23 Oktober 2026. Tersedia 12 jadwal keberangkatan dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Hardjuno Wiwoho menilai batas risiko bisnis dan korupsi perlu diperjelas agar kepastian hukum terjaga tanpa melemahkan pemberantasan korupsi.