Advertisement
Peluang Berserakan, Persija dan Borneo FC Masih Imbang
Persija vs Borneo FC - Instagram: Persija
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pertandingan sengit tersaji di Jakarta International Stadium saat Persija Jakarta menjamu Borneo FC. Meski sejumlah peluang tercipta dari kedua kubu, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 masih tanpa gol hingga jeda.
Sejak menit awal, kedua tim tampil dengan tempo tinggi dan saling melancarkan serangan. Namun, solidnya lini pertahanan membuat peluang berbahaya belum mampu dikonversi menjadi gol.
Advertisement
Peluang Emas Persija
Persija memperoleh peluang matang pada menit ke-12. Pergerakan individu Alaeddine Ajaraie di sisi kiri diakhiri umpan ke dalam kotak penalti yang disambar tembakan first time Allano Lima. Akan tetapi, penjaga gawang Nadeo Argawinata sigap menepis bola sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
BACA JUGA
Tujuh menit kemudian, Macan Kemayoran kembali mengancam. Maxwell Souza memanfaatkan blunder Rivaldo Pakpahan di depan kotak penalti. Striker asal Brasil itu berlari menusuk sebelum melepaskan tembakan, tetapi bola melambung di atas mistar.
Pada menit ke-28, Allano kembali merepotkan pertahanan Borneo FC. Ia mendekati kotak penalti dan mencoba mengirim umpan, namun tak mengarah tepat ke rekan setimnya.
Ancaman Borneo FC
Borneo FC juga memiliki peluang, meski tak banyak yang benar-benar menguji gawang Persija yang dikawal Andritany Ardhiyasa.
Kesempatan terbaik tim tamu hadir pada menit ke-35 melalui Koldo Obi yang mengejar umpan terobosan ke dalam kotak penalti. Beruntung bagi Persija, Andritany bergerak cepat keluar dari sarangnya untuk mempersempit ruang tembak sehingga peluang tersebut gagal berbuah gol.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor 0-0 tetap bertahan dan kedua tim masih harus berjuang di babak kedua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Waspada Jalur Mudik Lebaran 2026 di DIY Rawan Longsor
- Kelompok Budidaya Maggot Tegalrejo Tekan Volume Sampah Organik
- Pengendara Motor Tewas Seusai Tabrak Truk di Jalan Wates-Purworejo
- BPPTKG Larang Aktivitas di Sungai Merapi Seusai Banjir Lahar Maut
- Dana Desa Anjlok, Eko Suwanto Usul Kenaikan Danais Kelurahan-Kalurahan
Advertisement
Advertisement







