Antonelli Kehilangan Peluang Juara Akibat Masalah Mobil
Kimi Antonelli gagal meraih poin di GP Inggris 2026 setelah masalah teknis dan penalti menghancurkan peluangnya merebut kemenangan di Silverstone.
Bonek saat mendukung Persebaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia pelaksana (panpel) laga kandang PSS Sleman tidak akan memberikan kuota kepada suporter Persebaya, Bonek, saat PSS Sleman menjamu Persebaya pada laga pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (13/7/2019) malam. Musababnya, kepolisian tidak memberikan izin pertandingan apabila suporter Bajul Ijo datang ke stadion.
“Ini sebenarnya hasil koordinasi dengan kepolisian. Selain itu, pada tanggal tersebut, kepolisian fokus pada pengamanan Kapolri yang akan berkunjung ke DIY,” kata Ketua Panpel PSS Sleman Tri Mulyanto, Selasa (9/7/2019) malam.
Panpel telah mengirimkan surat kepada manajemen serta pengurus suporter Persebaya agar memakluminya. Jumlah tiket yang rencananya dicetak untuk pertandingan tersebut adalah 20.000 lembar.
“Untuk harga, baru akan kami rapatkan besok,” ucap Tri Mulyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kimi Antonelli gagal meraih poin di GP Inggris 2026 setelah masalah teknis dan penalti menghancurkan peluangnya merebut kemenangan di Silverstone.
6 penyebab notifikasi WhatsApp telat masuk: koneksi bermasalah, notifikasi mati, data latar belakang, mode Jangan Ganggu, aplikasi usang, dan perlu restart.
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Brasil tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Ancelotti sebut ini awal siklus baru, bukan akhir
Tiga pemain Norwegia di Piala Dunia 2026 ternyata merupakan putra anggota skuad Norwegia pada Piala Dunia 1994. Kisah lintas generasi menarik perhatian dunia.
KPK mengungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah melaporkan penolakan gratifikasi usai OTT Kuansing. Laporan kini sedang diverifikasi.