Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Pertandingan pekan ke-11 Liga 1 Indonesia musim 2019 antara PS Tira Persikabo dan Kalteng Putra. (Liga-indonesia.id)
Harianjogja.com, MAGELANG — Kabar klub sepak bola Tira Persikabo menggunakan dukun demi memenangi pertandingan dibantah pelatih.
Pelatih Kepala Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, membantah pemberitaan yang menyebutkan bahwa timnya menggunakan jasa dukun dalam setiap laga Liga 1 sehingga tampil tak terkalahkan.
"Kita tidak bermain dukun, jujur kita banyak dikasih banyak kemudahan, keberuntungan tetapi bukan karena dukun," katanya seusai berlaga melawan PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (2/8/2019).
Dalam laga di Stadion Moch Soebroto tersebut PSIS dikalahkan tim tamu Tira Persikabo 0-2. "Kita lihat peluang pemain PSIS banyak, tetapi karena anak-anak langsung mengeblok daerah pertahanan ketika PSIS menyerang. Kita sudah ada di zona belakang untuk mengeblok guna mengantisipasi kemasukan bola," katanya.
Ia menyampaikan rasa syukur mendapatkan rezeki tiga poin melawan PSIS. Ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang terus menampilkan kualitas pada sisi motivasi, kemudian spirit yang terus dipertahankan selama 90 menit.
"Selain itu kita banyak mendapatkan keberuntungan, karena PSIS banyak mempunyai peluang tetapi tidak menghasilkan gol. PSIS banyak kesempatan dan menguasai zona kita, tetapi kita lebih efektif dalam menyelesaikan peluang-peluang dan mungkin PSIS belum beruntung," katanya.
Ia menyampaikan terima kasih pada para suporter yang datang ke Magelang, mungkin ini jumlah suporter terbesar saat Tira Persikabo bermain di kandang lawan. "Semoga hal ini menjadi sinyal positif untuk tim kami untuk menjalani laga berikutnya," katanya.
Ia menuturkan dalam setiap laga pihaknya selalu menekankan pada pemain agar tidak usah melihat posisi klasemen lawan, kemudian menitipkan pada pemain untuk hanya berpikir bagaimana bermain dengan organisasi pemain yang setiap hari dilakukan dalam latihan. “Berikutnya tentu kita respek pada lawan yang akan membuat pemain lebih punya motivasi, menghargai lawan dengan bermain sportif," katanya.
Menanggapi kekalahan PSIS Semarang melawan Tira Persikabo, Pelatik Kepala PSIS Jafri Sastra mengakui pertandingan hari ini timnya kalah segala-galanya. "Tetapi yang penting pemain tidak saling menyalahkan, tim ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya," katanya.
Ia menuturkan pada babak pertama PSIS punya sejumlah peluang, tetapi tidak menghasilkan gol dan hal ini membuat anak asuhnya frustasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Prabowo mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa. Simak aturan yang berlaku saat ini, syarat, batas usia, dan peluang perubahan UU Kewar
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba