Sosiolog UGM Soroti Kasus Bom Rakitan Sekolah, Jadi Alarm Pendidikan
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Para pemain timnas Indonesia U-17 ketika melakoni latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/10/2023). - Antara/Zaro Ezza Syachniar\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Usai tuntas menahan imbang tim kuat Amerika Selatan, Ekuador, lawan tangguh kainnya tengah menanti Timnas Indonesia. Perwakilan Amerika Tengah, Panama yang kini bertengger di rangking 44 FIFA tengah haus pon usai kalah 0-2 dari Maroko.
Berbekal permainan disiplin dan kerja keras selama 2x45 menit dalam laga sebelumnya, Garuda Muda kini bersiap menghadapi permainan Los Calaneros.Pertandingan keduanya akan kembali digelar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (13/11/2023).
BACA JUGA: Hasil Piala Dunia U-17, Jerman Atasi Meksiko 3-1
Jelang laga tersebut, Garuda Muda menjalani materi latihan recovery untuk memulihkan kondisi fisik para pemain. Pemain tengah Timnas Indonesia U-17, Riski Afrisal mengungkapkan bila dirinya dalam kondisi baik dan siap melawan Panama.
"Kondisi saya lumayan baik. Setelah habis latihan recovery. Kami siap menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Panama," kata Riski.
Riski yang menyumbang satu assist untuk gol Arkhan Kaka di pertandingan melawan Ekuador U-17 mengaku belum puas dengan penampilannya. Dia merasa kecewa karena tidak dapat memenuhi target untuk meraih poin penuh di laga pertama. "Tapi kami bersyukur bisa mendapatkan satu poin di pertandingan tersebut," tuturnya.
Riski berharap pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti kembali memberikannya kesempatan bermain. Setelah mencatatkan sebuab assist, kini dia berkeinginan mencetak gol ke gawang Panama U-17. "Bisa membantu Timnas Indonesia U-17 meraih tiga poin," lanjutnya.
BACA JUGA: Piala Dunia U-17 di Solo, Okupansi Hotel di Luar Ring 1 Tak Banyak Kecipratan Rezeki
Tak lupa, Riski mengajak suporter Timnas Indonesia untuk kembali memenuhi Stadion GBT. Sebab, dukungan dari tribun penonton akan sangat berpengaruh kepada para pemain agar tampil lebih bersemangat.
"Untuk masyarakat Indonesia, jangan lupa mendukung dan mendoakan Timnas Indonesia U-17 yang akan melawan Panama. Semoga kami mendapatkan tiga poin," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya taruna Akpol Semarang berinisial AMM yang ditemukan terluka di kompleks pendidikan Akpol.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Belanja gaji pegawai Pemkab Sleman 2027 turun menjadi Rp787,97 miliar. BKAD mewaspadai TPP terdampak jika target PAD tidak tercapai.
Pemerintah memastikan pemisahan anggaran BGN dari fungsi pendidikan mulai diterapkan pada penyusunan APBN 2028 sesuai putusan MK.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.