Pemerintah Klaim Penanganan Karhutla Tak Lambat, Ini Alasannya
Pemerintah menyebut penanganan karhutla terus dilakukan dengan anggaran Rp1,235 triliun. El Nino dan aktivitas manusia disebut menjadi faktor pemicu.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - Total ada sembilan pemain asing yang kini dimiliki PSIM Jogja setelah kedatangan Anton Fase yang direkrut dari klub Liga Singapura Balestier Khalsa.
Ia adalah pemain asing ketujuh yang didatangkan PSIM musim ini setelah Deri Corfe, Ze Valente, Ezequiel Vidal, Franco Ramos Mingo, Nermin Haljeta, dan Rakhmatsho Rakhmatzoda, serta menjadi pemain asing kesembilan yang dimiliki Laskar Mataram setelah mereka memiliki Yusaku Yamadera dan Rafinha.
“Pertama, perekrutan Anton Fase ini orientasinya ke pelatih, berdasarkan rekomendasi pelatih,” kata Manajer PSIM Razzi, dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis.
Fase, kata Razzi, didatangkan oleh PSIM setelah mereka melakukan evaluasi mendalam bersama tim pelatih yang dipimpin Jean-Paul Van Gastel mengenai kondisi tim.
“Kita mengevaluasi dan melihat posisi apa yang kita butuhkan, sehingga kita tambah pemain. Keputusannya, kita membutuhkan winger dan gelandang bertahan,” tambahnya.
BACA JUGA: Hasil Napoli vs Olympiakos, Skor 2-1
Sementara itu, Fase mengungkapkan alasan utama ketertarikan bergabung dengan PSIM adalah faktor suporter. “Para penggemar lah yang membuat saya tertarik untuk bergabung dengan klub ini. Saya mendengar banyak hal bagus dari agen saya dan juga melihat beberapa hal yang terlihat luar biasa,” ujar winger berusia 25 tahun itu.
Faktor penting lainnya kata Fase adalah kehadiran pelatih Van Gastel, yang sama-sama dari Belanda seperti dirinya.
“Selain itu, kehadiran Jean Paul di sini sangat membantu. Karena dia orang Belanda, saya mengerti cara kerjanya, tentu saja, karena saya juga orang Belanda,” tambah pemain kelahiran Kota Haarlem, Belanda tersebut.
Perjalanan karier Fase dimulai dari akademi AZ Alkmaar pada masa mudanya sebelum melakukan debut profesional di kasta kedua Belanda saat berusia 17 tahun. Setelah itu, ia memperkuat NEC Nijmegen di Eredivisie, sempat menjadi rekan setim Ole Romeny yang kini membela timnas Indonesia.
Ia kemudian keluar dari sepak bola Belanda pada akhir tahun 2021 untuk memperkuat empat klub, yaitu Botev Vratsa (Bulgaria), Kauno Zalgiris (Lithuania), LKS Lodz (Polandia), dan Balestier Khalsa (Singapura).
Di klub terakhirnya, Fase mencatatkan statistik yang mengesankan karena mencetak sembilan gol dan empat assists dari 15 pertandingan yang dimainkan.
“Saya tidak sabar untuk bertemu kalian di stadion. Ya, saya tidak sabar untuk merayakan bersama kalian dan saya akan bertemu kalian segera,” tutup Fase.
Di Super League, sebagai tim promosi, tim kebanggaan kota Yogyakarta itu meraih kemenangan pada laga perdana ketika menenag 1-0 melawan tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, pekan lalu.
Koleksi tiga poin itu membawa PSIM menghuni posisi ketujuh klasemen Super League. Merrka mengoleksi poin yang sama dengan enam tim lainnya seperti Borneo FC, Persis Solo, Persib Bandung, Malut United, Arema FC, dan Persija Jakarta.
Pada laga kedua, PSIM akan bermain kandang di Stadion Sultan Agung Bantul saat mereka menjamu Arema pada Sabtu (16/8) pukul 15.30 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menyebut penanganan karhutla terus dilakukan dengan anggaran Rp1,235 triliun. El Nino dan aktivitas manusia disebut menjadi faktor pemicu.
Bournemouth menang 3-0 atas AC Milan di Liga Europa. Kluivert dan Tavernier mencetak gol penalti sebelum Adli memastikan kemenangan.
Lugano menang 5-2 atas Getafe di Liga Konferensi UEFA. Albian Ajeti mencetak dua gol, sedangkan Kevin Behrens memastikan kemenangan pada injury time.
Cari HP murah layar 120Hz di bawah Rp2 juta? Simak spesifikasi itel A200, POCO C71, dan Infinix SMART 20 sebelum membeli.
David Alonso mengkritik Dani Holgado jelang Moto2 Australia 2026 setelah insiden Mandalika. Holgado mengaku tetap menghormati rekan setimnya.
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas potensi pariwisata, dampak viralitas terhadap usaha, serta pentingnya literasi digital dan budaya membaca