Mandala Krida Belum Bisa Dipakai, Van Gastel Sebut PSIM Jadi Korban
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai PSIM dan suporternya menjadi pihak paling dirugikan karena Mandala Krida belum bisa dipakai.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Jogja, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA-Laga kandang PSIM Jogja melawan Dewa United di Stadion Sultan Agung (SSA) yang sedianya digelar malam hari, Rabu (22/10/2025), terpaksa dimajukan ke pukul 15.30 WIB. Penyebabnya, sistem pencahayaan lampu SSA dinyatakan belum memenuhi standar lux untuk pertandingan malam.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, menjelaskan pihaknya masih terus mengupayakan peningkatan kualitas lampu stadion agar dapat digunakan untuk pertandingan malam, termasuk untuk laga-laga penting mendatang.
“Intinya kita masih mengupayakan karena akan ada banyak laga yang akan dimainkan malam. Terutama nanti pas bulan puasa. Nggak mungkin kita bulan puasa main sore,” ujar Razzi saat ditemui di Stadion Mandala Krida Jogja, belum lama ini.
Menurutnya, tingkat pencahayaan (lux) stadion saat ini belum mencukupi untuk pertandingan malam sesuai regulasi liga. Karena itu, laga melawan Dewa United terpaksa digeser ke sore hari.
“Untuk yang lawan Dewa ini belum cukup pokoknya. Jadi kita untuk lawan Dewa kita mainnya sore,” imbuhnya.
Razzi menargetkan perbaikan sistem pencahayaan SSA dapat rampung tahun ini sehingga PSIM dapat menggelar laga malam seperti klub-klub lainnya.
“Insya Allah kita bisa segera secepatnya kita perbaiki. Estimasi tahun ini bisa,” katanya.
PSIM Jogja kini berada di peringkat 3 klasemen dengan nilai 12 poin. Poin tersebut diraih dari 7 kali laga, 3 menang, 3 seri, dan 1 kali kalah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai PSIM dan suporternya menjadi pihak paling dirugikan karena Mandala Krida belum bisa dipakai.
Pemkab Bantul menargetkan 27.500 dosis vaksin PMK tuntas pada 2026 untuk menekan penyebaran penyakit pada ternak di seluruh kapanewon.
SMPN 1 Turi menyediakan loker HP di setiap kelas. Kebijakan ini membuat siswa lebih fokus belajar dan aktif bersosialisasi saat istirahat.
Mendikti Saintek Brian Yuliarto menegaskan pembentukan Universitas Republik Indonesia tidak mengubah fungsi Kemendikti Saintek.
Pemerintah menegaskan tidak ada rencana melarang seluruh vape. Kajian hanya difokuskan pada penyalahgunaan rokok elektrik untuk narkotika.
Pemkab Kulonprogo menggandeng UNY membuka program S2 jalur RPL bagi ASN yang dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun.