WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal di iPhone, Begini Caranya
WhatsApp menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Simak cara menggunakannya, batas waktu pengiriman, dan kapan tersedia untuk semua pengguna.
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8/2025). (MotoGP)
Harianjogja.com, JOGJA—Mantan pembalap MotoGP Andrea Iannone mengkritik Marc Marquez yang dinilainya tidak memiliki “sihir” dan karisma layaknya legenda MotoGP Valentino Rossi.
Dalam wawancara eksklusif dengan GPOne, Iannone mengungkapkan bahwa kemampuan teknis dan kecepatan tinggi saja tidak cukup untuk membuat seorang pembalap menjadi favorit di matanya. Ia lebih mengagumi sosok pembalap yang memiliki karakter kuat di dalam maupun di luar lintasan.
“Tak ada yang meragukan bakatnya dan fakta bahwa dia cepat. Tapi dia bukan favorit saya, karena saya lebih menyukai (Kevin) Schwantz atau (Marco) Lucchinelli, pembalap yang memiliki sihir, sikap, dan karisma, bukan sekadar keterampilan berkendara,” ujar Iannone sebagaimana dikutip dari Crash.
Lebih lanjut, Iannone memberikan perbandingan langsung dengan rival bebuyutan Marquez. “Misalnya, saya memikirkan Valentino Rossi. Marquez tidak memberikan kesan yang sama,” tambahnya.
Iannone, yang secara terbuka mendukung Valentino Rossi saat terjadi perselisihan panas dengan Marc Marquez di pengujung musim 2015, menilai insiden tersebut memberikan dampak permanen bagi citra The Baby Alien.
Menurut pembalap asal Italia ini, gaya balap Marquez yang sangat agresif terkadang melampaui batas sportifitas dan merugikan dunia balap motor secara umum.
“Apa yang terjadi menodai reputasinya dan bukan hal yang baik bagi olahraga ini. Marquez punya kebiasaan itu, dia akan mendekatimu dan menjatuhkanmu,” tegas Iannone mengacu pada gaya balap agresif Marquez di lintasan.
Walaupun melayangkan kritik tajam, Iannone tetap menaruh hormat pada kegigihan Marquez dalam melewati masa-masa sulit akibat cedera parah untuk kembali ke level kompetitif.
Di sisi lain, Andrea Iannone sendiri saat ini tengah fokus menatap masa depannya di dunia balap. Setelah menutup musim 2025 dengan catatan positif lewat raihan tiga podium, ia sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi musim World Superbike (WSBK) 2026 bersama Cainam Racing Team.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Simak cara menggunakannya, batas waktu pengiriman, dan kapan tersedia untuk semua pengguna.
Budaya pakewuh dapat menghambat perkembangan bisnis. Pelaku UMKM didorong bersikap tegas, memanfaatkan pemasaran digital, dan meningkatkan literasi untuk memper
SIM Keliling Malam Sleman hadir di Sleman City Hall pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 19.00–21.00 WIB. Simak jadwal dan syaratnya.
UII membahas sejarah kejayaan sains Islam, faktor kemundurannya, serta strategi rekonstruksi melalui kajian turats dan epistemologi Ulil Albab.
ESDM merevisi Perpres Nomor 26 Tahun 2026 untuk memperkuat pengadaan minyak mentah, termasuk keterlibatan BLU dan skema impor dari Rusia.
Dean James membantu Go Ahead Eagles menang 3-2 atas Telstar pada pekan ke-10 Liga Belanda setelah tampil sebagai bek kiri selama 63 menit.