Pengamat UI Minta RI Kurangi Ketergantungan Energi Impor
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Sepakbola - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pasar transfer sepak bola dunia sepanjang 2025 mencetak tonggak sejarah baru. FIFA melaporkan total belanja transfer internasional klub-klub sepak bola putra menembus angka tertinggi sepanjang masa, seiring meningkatnya volume perpindahan pemain lintas negara di berbagai level kompetisi.
Dalam Global Transfer Report yang dirilis FIFA dan dikutip Rabu, total pengeluaran klub dunia untuk transfer internasional sepak bola putra mencapai 13,08 miliar dolar AS atau setara Rp219 triliun. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi yang pernah dicatat dalam sejarah sepak bola global.
Sepanjang 2025, tercatat 24.558 transfer internasional di sektor sepak bola putra. Jumlah ini meningkat lebih dari tujuh persen dibandingkan 2024 sekaligus menjadi volume transfer internasional tertinggi sepanjang sejarah.
Jika dihitung secara keseluruhan, mulai dari sepak bola profesional putra dan putri hingga level amatir, FIFA mencatat 86.158 perpindahan pemain lintas negara sepanjang 2025. Angka ini juga menorehkan rekor baru sebagai yang tertinggi sepanjang masa.
Pasar transfer 2025 turut diwarnai sejumlah transaksi bernilai jumbo. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kepindahan Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen ke juara Liga Inggris, Liverpool. Gelandang tim nasional Jerman berusia 22 tahun itu direkrut dengan nilai transfer pasti sebesar 100 juta pound sterling atau sekitar Rp2,30 triliun, ditambah bonus berbasis performa hingga 16 juta pound sterling (sekitar Rp369 miliar).
Selain Wirtz, daftar lima transfer internasional termahal 2025 juga diisi oleh kepindahan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt ke Liverpool, Jhon Duran dari Aston Villa ke klub Arab Saudi Al-Nassr, Benjamin Sesko dari RB Leipzig ke Manchester United, serta Nick Woltemade dari VfB Stuttgart ke Newcastle United.
Di sektor sepak bola putri, tren pertumbuhan kembali terlihat signifikan. Sepanjang 2025 tercatat 2.440 transfer internasional pemain putri, meningkat lebih dari enam persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Total belanja transfer sepak bola putri mencapai rekor baru sebesar 28,6 juta dolar AS atau sekitar Rp479 miliar, melonjak lebih dari 80 persen dibandingkan 2024. Lonjakan ini mencerminkan semakin menguatnya investasi dan profesionalisme di sepak bola putri global.
Salah satu transfer paling menonjol di sektor putri adalah kepindahan pemain sayap asal Meksiko, Lizbeth Ovalle. Klub Amerika Serikat Orlando Pride merekrut Ovalle dari Tigres dengan nilai transfer 1,5 juta dolar AS atau sekitar Rp25 miliar, yang sekaligus mencatatkan rekor sebagai transfer termahal dalam sejarah sepak bola putri dunia.
Sementara itu, di level amatir, FIFA mencatat 59.162 pemain berpindah ke klub luar negeri sepanjang 2025. Jumlah tersebut meningkat 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi angka tertinggi yang pernah tercatat untuk kategori sepak bola amatir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.
Suzuki mulai menyerahkan XL7 terbaru kepada konsumen. Pesanan mencapai lebih dari 1.300 unit dalam 16 hari sejak diluncurkan.