Lando Norris Kena Penalti 10 Grid di GP Belgia, Ganti Baterai Keempat

Jumali
Jumali Jum'at, 17 Juli 2026 14:37 WIB
Lando Norris Kena Penalti 10 Grid di GP Belgia, Ganti Baterai Keempat

Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik


Harianjogja.com, JOGJA—Kabar buruk datang dari kubu McLaren menjelang GP Belgia yang akan berlangsung di Sirkuit Spa-Francorchamps pada Minggu (19/7). Juara dunia bertahan, Lando Norris, dipastikan akan memulai balapan dari posisi yang sangat tidak menguntungkan.

Tim memutuskan untuk mengganti baterai mobilnya untuk keempat kalinya musim ini, yang otomatis membuatnya terkena penalti mundur 10 posisi di grid karena melampaui kuota komponen mesin yang diizinkan regulasi FIA .

Secara teknis, komponen yang diganti adalah power electronics, semacam komputer kontrol yang berada di dalam modul baterai. Komponen ini menjadi titik lemah reliabilitas McLaren sepanjang tahun ini .

Sebelumnya, Norris telah mengalami serangkaian masalah teknis yang menghambat performanya, termasuk gagal start di GP Tiongkok akibat masalah terminal pada unit power electronics, masalah di sesi latihan GP Jepang, serta kerusakan terminal di GP Monako. Dengan penggantian ini, Norris menggunakan unit keempatnya, satu lebih banyak dari kuota yang diizinkan.

McLaren sengaja memilih sirkuit Spa-Francorchamps untuk mengambil penalti ini karena karakteristik trek yang memungkinkan aksi menyalip jauh lebih mudah dibandingkan sirkuit lain, seperti Hungaria yang terkenal sulit untuk overtaking .

Tim menilai lebih baik mengorbankan posisi start di Belgia daripada di GP Hungaria, di mana menyalip sangat sulit dilakukan. Selain itu, penggantian ini dilakukan untuk mengadopsi spesifikasi terbaru dari mesin Mercedes yang telah menyertakan perbaikan reliabilitas, yang diharapkan dapat mencegah masalah serupa di masa depan .

Meski harus memulai dari barisan tengah atau belakang, Lando Norris tetap optimistis. Ia mengandalkan keunggulan kecepatan di lintasan lurus dan efek slipstream untuk merangsek ke depan.

"Saya harus melihat bagaimana kondisi menyalip nanti. Kami mungkin memiliki sedikit keunggulan kecepatan di lintasan lurus dibandingkan pembalap di belakang. Efek slipstream di sini cukup besar, jadi saya tetap yakin kami bisa menjalani balapan yang bagus," ujar Norris, dikutip dari BBC.

McLaren juga memperkenalkan desain sayap belakang baru di Spa yang diharapkan cocok dengan karakteristik sirkuit Ardennes yang cepat, berbeda dengan desain inovatif Ferrari atau Red Bull yang memilih gaya pembukaan konvensional untuk mode lintasan lurus demi menjaga stabilitas.

Kondisi rival juga menarik untuk dicermati. Pemimpin klasemen, Kimi Antonelli, juga harus menggunakan mesin baru akhir pekan ini setelah unit yang digunakannya di GP Inggris dikirim kembali ke markas HPP di Brixworth untuk investigasi. Namun, karena masih dalam alokasi yang diizinkan, Antonelli tidak terkena penalti.

Sementara itu, Red Bull terpaksa kembali ke desain sayap konvensional setelah Max Verstappen mengalami kecelakaan dalam kecepatan tinggi di dua balapan terakhir yang diduga dipicu oleh masalah pada desain sayap sebelumnya.

Langkah McLaren mengambil penalti di Belgia ini merupakan bagian dari rencana besar sebelum mereka memperkenalkan paket pembaruan aerodinamis signifikan pada GP Hungaria dan GP Belanda mendatang, dengan harapan dapat kembali ke persaingan papan atas setelah sempat merosot di beberapa balapan terakhir.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online