Persib Masuk 3 Besar Klub ASEAN Versi Opta, Ini Daftarnya

Jumali
Jumali Jum'at, 23 Oktober 2026 11:57 WIB
Persib Masuk 3 Besar Klub ASEAN Versi Opta, Ini Daftarnya

Gelandang Persib Marc Klok./Antara-Rubby Jovan/am.\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Persib Bandung menempati peringkat ketiga klub sepak bola Asia Tenggara dalam pemeringkatan Opta Analyst 2026. Maung Bandung mengantongi rating 74,2 dan berada di bawah Johor Darul Ta'zim (JDT) dari Malaysia serta Buriram United dari Thailand.

Berdasarkan daftar yang menjadi acuan pemberitaan, JDT memimpin kawasan ASEAN dengan rating 80,6 dan menempati peringkat ke-318 dunia. Buriram United berada di urutan kedua dengan rating 74,6, sedangkan Persib menempati peringkat ke-905 dunia setelah naik 18 posisi.

Persib hanya terpaut 0,4 poin dari Buriram United. Selisih tersebut menempatkan klub asal Bandung itu dalam persaingan ketat dengan wakil Thailand tersebut, meskipun keduanya masih memiliki perbedaan posisi dalam pemeringkatan global.

Peringkat ini juga menempatkan Persib sebagai klub Indonesia dengan rating tertinggi dalam daftar tersebut. Sejumlah klub Tanah Air lainnya, termasuk Persija Jakarta dan Borneo FC Samarinda, berada di bawah Maung Bandung.

Persib ungguli Persija dan Borneo FC

Persija Jakarta menjadi klub Indonesia dengan posisi tertinggi kedua dalam daftar ASEAN. Macan Kemayoran menempati peringkat ketujuh kawasan dengan rating 70,2 dan berada di urutan ke-1.461 dunia.

Sementara itu, Borneo FC Samarinda berada di posisi kesembilan ASEAN dengan rating 70,0. Klub tersebut menempati peringkat ke-1.512 dunia setelah mengalami kenaikan 19 posisi.

Di luar tiga klub tersebut, Indonesia juga menempatkan Dewa United, Persebaya Surabaya, Bali United, dan Java United dalam daftar 25 besar ASEAN. Dewa United berada di urutan ke-17 dengan rating 68,3, sedangkan Persebaya menempati peringkat ke-20 dengan rating 67,7.

Bali United berada di posisi ke-23 dengan rating 66,0. Adapun Java United melengkapi daftar wakil Indonesia pada peringkat ke-24 dengan rating 65,5.

Dengan demikian, terdapat tujuh klub Indonesia dalam 25 besar pemeringkatan ASEAN yang dicantumkan dalam materi tersebut. Persib menjadi satu-satunya wakil Indonesia di tiga besar.

Daftar 25 klub ASEAN versi Opta Analyst 2026

Berikut daftar klub beserta rating dan posisi global berdasarkan data dalam materi pemberitaan:

Posisi ASEANKlubRatingPeringkat dunia
1Johor Darul Ta'zim FC80,6318
2Buriram United74,6847
3Persib Bandung74,2905
4Cong An Ha Noi FC73,6990
5Port FC71,11.337
6Selangor FC71,01.353
7Persija Jakarta70,21.461
8Lion City Sailors FC70,01.510
9Borneo FC Samarinda70,01.512
10Ratchaburi FC69,51.600
11Bangkok United69,31.637
12Ninh Binh FC69,21.661
13PT Prachuap FC69,11.682
14Manila Digger FC69,01.707
15BG Pathum United FC68,91.729
16Tampines Rovers FC68,81.737
17Dewa United68,31.824
18Viettel FC68,21.842
19Nam Dinh FC68,01.893
20Persebaya Surabaya67,71.955
21Hà Nội FC67,71.956
22Kuching City FC67,32.065
23Bali United66,02.352
24Java United65,52.480
25Rayong FC65,42.498

Bagaimana Opta Power Rankings menilai klub?

Opta Power Rankings merupakan sistem pemeringkatan yang menggunakan pendekatan statistik untuk menilai kekuatan tim sepak bola. Menurut penjelasan Opta Analyst, model tersebut menggunakan sistem berbasis Elo yang memperhitungkan hasil pertandingan dan, ketika tersedia, expected goals (xG).

Sistem ini dirancang untuk membandingkan kekuatan klub dari berbagai negara dan kompetisi, termasuk tim yang jarang atau bahkan tidak pernah bertemu secara langsung. Rating diberikan pada skala 0 hingga 100, dengan angka yang lebih tinggi menunjukkan penilaian kekuatan tim yang lebih tinggi dalam model tersebut.

Pemeringkatan Opta diperbarui secara dinamis sehingga posisi klub dapat berubah seiring hasil pertandingan dan perkembangan performa. Karena itu, daftar 2026 perlu dipahami sebagai gambaran pada saat data tersebut diambil, bukan peringkat yang berlaku permanen.

Bagi Persib, posisi ketiga ASEAN dengan rating 74,2 menunjukkan bahwa klub tersebut berada di antara tim dengan penilaian tertinggi di kawasan berdasarkan model Opta. Namun, pemeringkatan statistik ini berbeda dari klasemen liga atau hasil kompetisi yang menentukan gelar juara.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online