Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Timnas Indonesia vs Argentina./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertandingan antara Timnas Indonesia vs Argentina pada FIFA Matchday, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (19/6/2023) malam, akan jadi pembuktian bagi Shin Tae-yong.
BACA JUGA: Jokowi akan Saksikan Indonesia vs Argentina
Pelatih asal Korea Selatan tersebut sejatinya punya pengalaman cukup banyak saat melawan tim besar. Dalam Piala Dunia 2018 di Rusia, Shin Tae-yong membuat kejutan, dengan membawa Timnas Korea Selatan menang atas juara bertahan saat itu, Jerman, di fase grup.
Pengalaman ini tentu bisa menjadi modal bagi Shin Tae-yong saat membawa Indonesia melawan Juara Dunia 2022, Argentina. Argentina kali ini juga tidak diperkuat tiga bintangnya, Lionel Messi, Angel di Maria, dan Nicolas Otamendi.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni dipastikan merotasi skuatnya untuk memberi kesempatan pemain yang minim jam terbang.
Meski demikian Shin Tae-yong tetap tidak ingin terlena dengan keputusan rotasi pemain yang diterapkan di skuat Argentina. Sebab, kekuatan dari La Albiceleste -julukan Timnas Argentina- tetap tidak kurang. Apalagi sebelumnya, mereka menang 2-0 atas Australia di di Beijing, China, 15 Juni.
"Kalian harus tahu, Argentina itu pemain-pemainnya seperti apa. Meski ada rotasi, sebetulnya sama saja," kata Shin Tae-yong dilansir laman PSSI.
"Argentina tim kuat, rata-rata main di luar negeri (Eropa), jadi walau ada satu atau dua pemain yang absen, warna tim tidak akan berubah," sambung Shin Tae-yong.
"Tidak ada Messi dan Di Maria, mereka tetap tim terbaik di dunia. Tapi kami sudah siap melawan Argentina dan dan siap berjuang keras," ucap Shin Tae-yong.
Indonesia saat ini berada di peringkat 149 dan berkesempatan meraih poin besar jika bisa menahan Pasukan Lionel Scaloni tersebut, apalagi menang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.