Larangan Front Holeshot Device di Assen Ubah Peta Persaingan
Perubahan aturan MotoGP Assen ubah strategi start, larangan holeshot device picu debat keselamatan dan ubah grid balap 2026.
Timnas Indonesia vs Argentina./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertandingan antara Timnas Indonesia vs Argentina pada FIFA Matchday, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (19/6/2023) malam, akan jadi pembuktian bagi Shin Tae-yong.
BACA JUGA: Jokowi akan Saksikan Indonesia vs Argentina
Pelatih asal Korea Selatan tersebut sejatinya punya pengalaman cukup banyak saat melawan tim besar. Dalam Piala Dunia 2018 di Rusia, Shin Tae-yong membuat kejutan, dengan membawa Timnas Korea Selatan menang atas juara bertahan saat itu, Jerman, di fase grup.
Pengalaman ini tentu bisa menjadi modal bagi Shin Tae-yong saat membawa Indonesia melawan Juara Dunia 2022, Argentina. Argentina kali ini juga tidak diperkuat tiga bintangnya, Lionel Messi, Angel di Maria, dan Nicolas Otamendi.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni dipastikan merotasi skuatnya untuk memberi kesempatan pemain yang minim jam terbang.
Meski demikian Shin Tae-yong tetap tidak ingin terlena dengan keputusan rotasi pemain yang diterapkan di skuat Argentina. Sebab, kekuatan dari La Albiceleste -julukan Timnas Argentina- tetap tidak kurang. Apalagi sebelumnya, mereka menang 2-0 atas Australia di di Beijing, China, 15 Juni.
"Kalian harus tahu, Argentina itu pemain-pemainnya seperti apa. Meski ada rotasi, sebetulnya sama saja," kata Shin Tae-yong dilansir laman PSSI.
"Argentina tim kuat, rata-rata main di luar negeri (Eropa), jadi walau ada satu atau dua pemain yang absen, warna tim tidak akan berubah," sambung Shin Tae-yong.
"Tidak ada Messi dan Di Maria, mereka tetap tim terbaik di dunia. Tapi kami sudah siap melawan Argentina dan dan siap berjuang keras," ucap Shin Tae-yong.
Indonesia saat ini berada di peringkat 149 dan berkesempatan meraih poin besar jika bisa menahan Pasukan Lionel Scaloni tersebut, apalagi menang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perubahan aturan MotoGP Assen ubah strategi start, larangan holeshot device picu debat keselamatan dan ubah grid balap 2026.
Disdukcapil Bantul mulai merasakan dampak efisiensi BBM. Program jemput bola IKD tetap berjalan, namun penyesuaian layanan berpotensi dilakukan.
Inggris gagal mengalahkan Ghana usai bermain imbang 0-0 pada laga Grup L Piala Dunia 2026. Kiper Benjamin Asare tampil gemilang menahan gempuran The Three Lions
Program perbaikan RTLH Kota Jogja terus dikebut. Sebanyak 173 rumah dibantu APBD dan APBN dengan target rampung pada November 2026.
Inggris mendominasi permainan tetapi gagal mencetak gol. Ghana menahan skor 0-0 hingga babak pertama Grup L Piala Dunia 2026.
Cristiano Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan dan memecahkan tiga rekor bersejarah di Piala Dunia 2026.