Fotografi Tak Lagi Sekadar Pajangan, JPEX Tawarkan Pengalaman Interaktif
Jogja Photo Art Experience menghadirkan 168 karya dari 45 pameris dalam tujuh ruang instalasi seni di Jogja City Mall hingga 31 Desember 2026.
Bek tengah Achmad Faris Ardiansyah yang baru direkrut PSIM Jogja untuk persiapan memulai Liga 2 2023. (Email)
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja resmi memboyong bek tengah asal Gresik Achmad Faris Ardiansyah untuk memperkuat lini belakang tim yang berjuluk Laskar Mataram itu. Pengalaman Achmad Faris yang telah berseragam banyak tim diharapkan membuat perbedaan di musim ini.
Achmad Faris merupakan bek senior yang telah malang melintang di berbagai klub tanah air. Ia tercatat pernah membela Kalteng Putra, Gresik United, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Badak Lampung, Persita, dan terakhir Dewa United sebelum pada akhirnya berlabuh di PSIM Jogja.
BACA JUGA: Resmi, Wahyu Tri Nugroho dan Bryan Cesar Perkuat PSIM Jogja di Liga 2 2023/2024
Berbagai pengalaman yang telah Achmad Faris dapat, menjadikan PSIM Jogja tertarik mendatangkan bek kelahiran Maret 1993 itu. Manajemen Laskar Mataram disebut sudah lama mengincar pemain ini dan baru bisa mengamankan jasanya di musim 2023 ini.
“Kebetulan rezekinya tahun ini bergabung di PSIM karena sebelum-sebelumnya belum berjodoh. Sudah tiga tahun terakhir mendapatkan tawaran dari PSIM tetapi belum bisa bergabung. Baru tahun ini bisa bergabung,” ungkap Faris, Sabtu (8/7/2023).
Faris mengungkapkan, dirinya siap bekerja sama dengan sejumlah pemain dan ofisial pelatih di musim ini. Tekadnya bisa membawa PSIM Jogja bermain di Liga tertinggi Indonesia di musim depan.
“Senang karena bisa bergabung di tim yang punya sejarah cukup panjang di Indonesia. Harapannya yang pasti lolos Liga 1 karena saya pikir sudah saatnya PSIM naik kasta,” ujarnya.
PSIM Jogja berharap besar dengan kedatangan Faris di tim. Sekretaris Klub PSIM Jogja Aprilia Sulistyowati mengaku pihaknya memilih pemain ini lantaran ketangguhannya di sektor pertahanan.
“Manajemen PSIM Jogja beserta coach Kas Hartadi sepakat untuk mendatangkan Achmad Faris Ardiansyah, karena menurut kami Faris merupakan pemain belakang yang tangguh. Kehadiran Faris semoga benar-benar mampu memperkuat lini belakang Laskar Mataram,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Photo Art Experience menghadirkan 168 karya dari 45 pameris dalam tujuh ruang instalasi seni di Jogja City Mall hingga 31 Desember 2026.
Polri menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap nomor Prabowo dan sejumlah tokoh. Sebanyak 11 ponsel disita.
Irjen Ahrie Sonta Nasution merupakan lulusan Akpol 2002 yang pernah menjadi Sekpri Kapolri dan ajudan Presiden Prabowo.
Irwasum Polri menyebut dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel merupakan perbuatan oknum, bukan kebijakan institusi.
Gua Jomblang Gunungkidul menarik wisatawan mancanegara. Sekitar 95% pengunjung datang dari luar negeri untuk melihat cahaya surga.
Yusril meminta masyarakat percaya kepada Polri dalam mengusut dugaan penyadapan ilegal terhadap ponsel Presiden Prabowo.