Hujan Belum Pulihkan Sumber Air, 11 Sekolah di Sleman Masih Kekeringan
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman merekrut pemain veteran Jajang Mulyana ke Bumi Sembada. Meski sudah berusia 36 tahun, Jajang dinilai memiliki segudang pengalaman sehingga diproyeksikan dapat meningkatkan kekuatan sektor pertahanan Super Elja di Liga 2 yang kini menjadi Pegadaian Championship.
Jajang merupakan palang pintu pertahanan tangguh yang punya jam terbang tinggi. Ia tak hanya membela klub-klub besar di Liga Indonesia, namun dirinya juga sempat merumput bersama klub Brasil, Boavista.
Berdasarkan laman transfermarket.co.id nilai pasar Jajang saat ini berkisar di angka Rp173,8 juta. Sementara nilai pasar tertingginya sempat menyentuh angka Rp2,17 miliar di tahun 2018.
Jajang tercatat pernah bermain Pelita Jaya, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Bhayangkara FC, Bali United hingga Persiku. Uniknya, Jajang tak hanya bermain di sektor pertahanan namun juga pernah di plot sebagai penyerang.
Terbilang produktif dengan raihan produktif 22 gol saat membela Mitra Kukar. Selain itu di ajang AFC Cup bersama Bali United, ia mampu menorehkan satu gol dan satu asis dari empat laga.
Dengan pengalamannya di lini depan maupun lini pertahanan, kehadiran Jajang diharapkan membawa ketenangan di kubu Laskar Sembada. Jajang sendiri mengaku antusias bergabung dengan tim kebanggaan warga Sleman.
"Bagi saya pribadi sangat senang bisa bergabung dengan Tim PSS Sleman karena sebuah tim besar dengan fanatisme para pendukungnya. Itu menjadi pengalaman serta tantangan baru bagi saya," ungkap Jajang dikutip Minggu (13/7/2025).
Selain itu dengan postur tubuh ideal dan kemampuan membaca permainan yang matang, Jajang diharapkan menjadi opsi jantung pertahanan. Jajang dapat menjadi pilihan di sektor pertahanan PSS yang sebelumnya telah diisi nama-nama seperti Cleberson, Fachruddin hingga Kevin Gomes.
Kendati berpotensi Liga 2 (Pegadaian Championship) akan berlangsung ketat, menurut Jajang yang terpenting adalah fokus dan menjadikan tim sebagai keluarga. Dia berharap kedatangannya dapat berkontribusi banyak bagi Super Elja.
"Semoga kehadiran saya di sini bisa berkontribusi banyak dan berprestasi bersama PSS," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.
FCD mendesak polisi menarik pasukan, menghentikan kekerasan, dan membuka jalur evakuasi bagi massa aksi di sekitar Malioboro dan DPRD DIY.