Fitur OTA Mobil Listrik Disebut Bisa Jadi Celah Serangan Siber
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Uji coba PSIM Jogja vs Barito Putera/PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel menegaskan bahwa tidak ada istilah tim inti atau cadangan. Sebab, performa setiap pemain akan terus dipantau untuk menentukan susunan pemain terbaik di laga perdana liga.
BACA JUGA: PSIM Jogja Belum Penuhi Dua Syarat untuk Sewa Stadion Maguwoharjo
“Jadi, saya tidak akan mengatakan bahwa para pemain yang bermain dalam laga uji coba melawan Barito adalah para pemain pengganti,” katanya usai laga uji coba melawan PS Barito Putera, di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul pada Jumat (1/8/2025).
Pada laga uji coba melawan anak asuh Stefano "Teco" itu, van Gastel memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pemain untuk menunjukkan performa terbaik. Selain itu, pelatih asal Belanda itu juga menyoroti aspek fisik yang menonjol dalam pertandingan melawan Barito Putera.
Sejak awal, para pemain Laskar Antasari sudah bermain dengan intensitas tinggi untuk memenangkan pertandingan.
“Saya pikir Barito lebih ingin memenangkan pertandingan daripada kami. Jadi mereka bermain sangat ngotot,” katanya.
Hal ini berbeda dengan laga pramusim sebelumnya melawan Persis Solo, Persik Kediri, Madura United, dan PSIS Semarang. Yang mana masing-masing tim masih dalam tahap adaptasi skema permainan.
Meskipun sebelumnya menelan kekalahan telak dari Bali United, Van Gastel mengaku tetap optimis. Dia berharap para pemainnya dapat terus meningkatkan intensitas permainan dan memperbaiki penyelesaian akhir.
“Jadi, pada dasarnya, yang terpenting adalah mereka (para pemain) semakin bugar dan memperbaiki cara bermain. Hingga selanjutnya skema permainan makin jelas dan baik,” kata Van Gastel.
Mantan pelatih Besiktas ini juga menyatakan, tujuan utama laga uji coba melawan Barito Putera kali ini adalah untuk meratakan menit bermain bagi seluruh pemain, serta menajamkan skema permainan.
“Pemain yang dirasa kurang dan kemarin-kemarin belum mendapatkan jatah bermain, kami utamakan main hari ini,” tambah Van Gastel.
Dengan pemerataan kesempatan bermain, Van Gastel berharap seluruh pemain memiliki kesiapan fisik dan mental yang setara saat menghadapi laga perdana Super League 2025/26. PSIM Jogja dijadwalkan akan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo pada Jumat (8/8/2025).
Menghadapi tantangan pertama melawan “Bajul Ijo”, van Gastel memiliki harapan besar.
“Tentu saja, saya berharap kami menang. Tetapi, ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami dalam pertandingan pertama di liga. Saya tidak sabar, saya menyukai atmosfernya,” ungkap van Gastel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.