Advertisement
Tavares Ungkap Kunci Kemenangan Persebaya atas PSIM Jogja di SSA
Laga PSIM Jogja vs Persebaya - Instagram: Persebaya
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Persebaya Surabaya sukses membawa pulang tiga poin dari Stadion Sultan Agung, Bantul, seusai menundukkan PSIM Jogja dalam laga tandang yang berlangsung ketat.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengakui timnya tidak tampil mudah pada paruh pertama pertandingan dan masih menemui sejumlah kendala dalam membongkar pertahanan tuan rumah.
"Jadi di babak pertama kami punya beberapa kesulitan. Persebaya juga punya sedikit kesulitan. Kami mencoba dua-tiga tembakan ke gawang tapi diintersep oleh bek PSIM. Dan kami berhasil mencetak gol," ujar Tavares seusai pertandingan.
Selain kesulitan membangun serangan, Tavares juga menyoroti lemahnya aspek bertahan timnya menjelang akhir babak pertama. Ia menilai para pemain terlalu memberi ruang bagi PSIM untuk mengirimkan umpan silang dan melepaskan tembakan jarak jauh.
"Kami harus lebih hati-hati soal ini," tegasnya.
Perubahan signifikan dilakukan seusai turun minum. Tavares mengungkapkan evaluasi menyeluruh dilakukan di ruang ganti untuk memperbaiki berbagai kesalahan yang terjadi pada babak pertama.
"Pada jeda babak pertama, kami bicara apa yang kurang bagus. Kami evaluasi kesalahan babak pertama. Saya pikir tim kami improve banyak di babak kedua, terutama pemain pengganti," lanjutnya.
Instruksi untuk memperketat tekanan dan mempersempit ruang gerak lawan dijalankan dengan lebih disiplin pada babak kedua. Persebaya pun tampil lebih dominan dan mampu memaksimalkan peluang yang tercipta.
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Tavares menegaskan timnya tidak boleh cepat berpuas diri. Ia mengingatkan kemenangan ini merupakan bagian dari proses panjang yang masih harus dijalani.
"Saya rasa kami layak menang babak kedua karena ciptakan banyak peluang. Total tiga gol, tapi peluang besar lebih banyak lagi. Saya sangat senang untuk para pemain, tapi kita harus tetap rendah hati—menang bukan berarti sempurna, kalah bukan berarti buruk," katanya.
Dalam sesi konferensi pers, Tavares juga melontarkan pujian bernuansa humor untuk salah satu pemainnya.
"Kalau saya lihat gol hari ini tanpa tahu Riyan sebelumnya, saya bilang namanya Riyan Diego Armando Maradona," ucapnya.
Di balik kemenangan tersebut, Tavares menyimpan kekhawatiran terkait kondisi fisik pemain. Ia mengungkapkan sejumlah pemain mengalami masalah kebugaran seusai laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi.
"Penting untuknya—ini pertama kali main, dia belum 100%. Sayangnya banyak pemain punya masalah fisik. Kami harap bantuan medis tim bisa pulihkan mereka. Penting punya materi fisik lebih baik minggu depan, karena banyak pemain dari luar Jawa," pungkasnya.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Kasus PMK Awal 2026 Merebak di DIY, Kulonprogo Tertinggi
- BPHTB Bantul 2026 Dipatok Rp107,2 Miliar, PPAT Jadi Kunci Strategis
- Viral Korban Jambret di Sleman Malah Jadi Tersangka, Ini Kata Polisi
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Minggu 25 Januari 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal Lengkap KRL Solo ke Jogja Minggu 25 Januari 2026, Cek di Sini
Advertisement
Advertisement




