Advertisement

Jelang MotoGP 2027, Quartararo Mulai Pertimbangkan Opsi di Luar Yamaha

Jumali
Selasa, 27 Januari 2026 - 08:47 WIB
Jumali
Jelang MotoGP 2027, Quartararo Mulai Pertimbangkan Opsi di Luar Yamaha Fabio Quartararo / MotoGP.com

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap MotoGP asal Prancis, Fabio Quartararo mulai bersikap realistis terhadap masa depannya di MotoGP dengan memprioritaskan peluang juara dunia menjelang perubahan besar regulasi pada 2027.

Langkah ini menandai pergeseran sikap juara dunia MotoGP 2021 tersebut setelah beberapa musim bertahan bersama Yamaha di tengah penurunan daya saing.

Advertisement

Pembalap berjuluk El Diablo itu menegaskan tidak ingin kembali kehilangan momentum emas dalam perburuan prestasi, terutama setelah terakhir kali naik podium pada Grand Prix Jerman 2022. Situasi tersebut membuat Quartararo kini lebih selektif dalam menentukan langkah lanjutan kariernya, khususnya terkait kualitas motor yang akan digunakannya di masa depan.

Motor Yamaha YZR-M1 dalam beberapa musim terakhir kesulitan menandingi performa pabrikan Eropa seperti Ducati, KTM, dan Aprilia. Kondisi ini membuat Quartararo kerap terjebak di papan tengah klasemen pembalap, sebuah realitas yang memunculkan penyesalan seusai ia menandatangani perpanjangan kontrak bersama Yamaha hingga musim 2025–2026.

"Ketika saya memperpanjang kontrak untuk 2025 dan 2026, tujuan saya adalah membawa hasil-hasil bagus untuk Yamaha. Tapi, untuk sekarang, saya ingin lebih peduli pada diri sendiri, pada masa depan saya sendiri, dan tujuan-tujuan saya," ungkap Fabio Quartararo dikutip dari Crash, Selasa (27/1/2026).

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa ambisi merebut kembali gelar juara dunia kini berada di atas loyalitasnya terhadap Yamaha. Keputusan Quartararo untuk bertahan sebelumnya bahkan sempat menuai kritik karena dianggap menyia-nyiakan peluang bergabung dengan Aprilia, tim yang kini tampil lebih kompetitif di lintasan.

Kelanjutan karier Quartararo seusai musim 2026 sangat bergantung pada hasil pengembangan teknis Yamaha sepanjang 2026. Jika tidak terjadi peningkatan signifikan pada performa YZR-M1, pembalap berusia muda itu berpeluang membuka opsi hengkang ke tim lain seperti Ducati, KTM, atau kembali mempertimbangkan Aprilia.

Penerapan regulasi MotoGP 2027 yang mengubah aspek teknis secara menyeluruh dinilai menjadi momentum krusial bagi Quartararo untuk mengambil inisiatif lebih awal. Dengan talenta yang dimilikinya, ketersediaan motor kompetitif menjadi faktor mutlak agar ia tidak terus terjebak sebagai figuran dan dapat mengembalikan statusnya sebagai salah satu penguasa MotoGP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gempa Pacitan M5,7 Guncang Jawa Timur, BMKG Tegaskan Aman Tsunami

Gempa Pacitan M5,7 Guncang Jawa Timur, BMKG Tegaskan Aman Tsunami

News
| Selasa, 27 Januari 2026, 09:22 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement