Mario Aji Peringkat 9 FP1 Moto2 Australia 2026
Mario Aji finis di posisi kesembilan FP1 Moto2 Australia 2026 setelah memperbaiki catatan waktu pada lima menit terakhir.
Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, menempati posisi ketujuh pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Jumat (23/10/2026). Veda mencatatkan waktu terbaik 1 menit 36,525 detik setelah memperbaiki catatan waktunya menjelang sesi berakhir.
Pembalap Honda Team Asia itu sempat terlempar dari 10 besar ketika para pesaing mempertajam waktu putaran. Namun, upaya pada lap terakhir membawanya kembali ke posisi ketujuh, terpaut 1,086 detik dari Maximo Quiles yang menjadi pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 35,439 detik.
Hasil ini menjadi modal awal Veda untuk menghadapi rangkaian sesi Moto3 Australia berikutnya. Meski demikian, hasil FP1 belum menentukan posisi start untuk balapan utama.
Persaingan FP1 berlangsung ketat sejak awal sesi. Joel Kelso menjadi salah satu pembalap pertama yang mencatatkan waktu kompetitif, sebelum para rival mulai memperbaiki catatan putaran mereka.
Veda mengawali sesi dengan menempati posisi kesembilan, tetapi kemudian turun ke urutan ke-11 dan sempat berada di peringkat ke-16. Ketika waktu para pesaing semakin tajam, pembalap Indonesia itu bahkan merosot ke posisi ke-20.
Di sisi lain, persaingan di barisan depan juga mengalami perubahan. Kelso sempat kembali memimpin dengan catatan waktu 1 menit 36,085 detik, tetapi Maximo Quiles kemudian mengambil alih posisi teratas.
Quiles terus mempertajam waktunya hingga mencatatkan 1 menit 35,439 detik. Catatan tersebut membuat pembalap asal Spanyol itu mengakhiri FP1 sebagai yang tercepat.
Veda tidak berhenti memperbaiki catatan waktunya meski sempat tertinggal dari para pesaing. Setelah masuk pit, ia kembali ke lintasan dan mampu menembus kelompok 10 besar.
Persaingan pada menit-menit terakhir kembali mengubah urutan pembalap. Veda sempat berada di luar 10 besar sebelum mencatatkan waktu lebih baik pada lap terakhirnya.
Saat sesi berakhir, Veda dipastikan menempati posisi ketujuh dengan catatan 1 menit 36,525 detik. Ia berada di belakang Maximo Quiles, Brian Uriarte, Alvaro Carpe, Joel Kelso, Eddie O'Shea, dan Joel Esteban.
Sementara itu, rekan setim Veda, Zen Mitani, mengakhiri sesi di posisi ke-22. Dua pembalap Asia Tenggara lainnya, Kiattisak Singhapong dan Hakim Danish, masing-masing berada di urutan ke-19 dan ke-26 berdasarkan data hasil yang tercantum dalam naskah sumber.
Posisi ketujuh memberi Veda pijakan untuk melanjutkan akhir pekan balap di Phillip Island. Namun, pembalap Indonesia tersebut masih perlu menjaga konsistensi dan memangkas selisih waktu dari para pesaing di sesi berikutnya.
FP1 merupakan sesi awal untuk mengenali kondisi lintasan dan mengevaluasi setelan motor. Hasilnya belum menjamin posisi start maupun hasil balapan, sehingga performa pada sesi latihan dan kualifikasi berikutnya tetap menjadi faktor penting.
Bagi penggemar balap motor Indonesia, capaian Veda di tujuh besar menjadi perkembangan yang layak dipantau. Tantangan selanjutnya adalah mempertahankan kecepatan sekaligus meningkatkan daya saing saat persaingan di Moto3 Australia berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mario Aji finis di posisi kesembilan FP1 Moto2 Australia 2026 setelah memperbaiki catatan waktu pada lima menit terakhir.
Persoalan waris tanah berpotensi memicu konflik apabila status kepemilikan tidak jelas, dokumen tidak lengkap, atau administrasi peralihan hak belum diselesaika
Harga BBM non-subsidi Malaysia turun pada 22–28 Oktober 2026. Simak harga RON 95, RON 97, diesel, dan BBM di Indonesia.
Cek kategori desil DTSEN untuk usulan PKH, Program Sembako, dan PBI-JK. Simak cara memeriksa serta memperbarui data bansos.
Gempa bermagnitudo 7,0 mengguncang Tibet, China. Sedikitnya 16 orang tewas, 46 luka-luka, dan ratusan rumah roboh.
MotoGP 2027 akan kedatangan lima rookie. Simak nama Daniel Holgado, David Alonso, Senna Agius, Izan Guevara, dan Nicolo Bulega beserta timnya