Anak Krakatau Erupsi, Dua Pulau Baru Muncul di Selat Sunda
Badan Geologi mendeteksi dua pulau baru di sekitar Anak Krakatau setelah erupsi 4-6 September 2026.
Menteri Zainudin Amali beserta Waketum PSSI Iwan Budianto dan Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto saat meninjau gedung GBK Arena yang akan dijadikan sebagai sekretariat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada Jumat, (10/7/2020). (Antara/Asep Firmansyah)
Harianjogja.com, JAKARTA—Panitia Penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 (INAFOC) menargetkan renovasi enam stadion yang bakal menjadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia bisa dimulai pada Agustus mendatang.
"Sebenarnya kalau kami maunya jangan Agustus tetapi Maret. Tetapi kenapa Agustus, karena kami punya jeda waktu rumput itu menjadi bagus paling cepat empat sampai lima bulan," ujar Wakil Ketua INAFOC Iwan Budianto di GBK Arena, Jakarta, Jumat (10/7/2020).
Saat ini, proses renovasi stadion masih terganjal payung hukum lantaran masih menunggu Instruksi Presiden (Inpres) dan Keputusan Presiden (Kepres) yang akan menjadi petunjuk pelaksanaan Piala Dunia U-20.
Setelah Inpres dan Kepres terbit, maka Kementerian PUPR yang bertindak sebagai koordinator bisa membuat rencana anggaran perihal pembangunan dan renovasi stadion untuk Piala Dunia U-20.
Sebelumnya, dalam rapat terbatas pada 1 Juli di Istana Negara, pemerintah telah menyetujui enam stadion yang diajukan PSSI ke FIFA. Keenam stadion itu yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Stadion Manahan (Solo), dan Stadion I Wayan Dipta (Bali).
Iwan berharap agar payung hukum tersebut segera diterbitkan demi mengebut pengerjaan renovasi stadion sesuai dengan standar yang ditetapkan FIFA."Kalau kami enggak memulai paling lambat September, rumput itu enggak akan jadi," kata dia.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan Keppres dan Inpres terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 bisa rampung pada akhir Juli 2020 sebelum ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.
Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan bahwa draf Keppres dan Inpres tersebut diharapkan bisa selesai pekan depan untuk kemudian dibahas bersama Sekretariat Kabinet dan sejumlah kementerian/lembaga terkait. “Target akhir Juli selesai pembahasannya. Kalau (draf) dari kami mungkin pekan depan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Badan Geologi mendeteksi dua pulau baru di sekitar Anak Krakatau setelah erupsi 4-6 September 2026.
Lumeria Dessert membuka gerai kelima di Plaza Malioboro, Yogyakarta, sekaligus memperkenalkan lini menu matcha dengan bahan premium dari Jepang.
Pemkot Magelang menggerakkan ASN dan pegawai BUMD lewat Ayo Nglarisi Pasar untuk meningkatkan transaksi dan menghidupkan pasar rakyat.
Feri Yudoyono menyumbang perunggu balap sepeda untuk Indonesia di Asian Games 2026. Kontingen Merah Putih kini mengoleksi 22 medali.
Status KLA Sleman dipertanyakan setelah kasus keracunan MBG. Warga meminta DPRD memperkuat pengawasan perlindungan anak.
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat