Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Jepang vs Spanyol / FIFA
Timnas Spanyol U-17 mulai unggul di babak pertama lewat gol Marc Guiu pada menit ke-21. Guiu yang menerima umpan dari sisi kiri, menyambut bola lambung tersebut dengan sebuah tandukan. Bola sundulan Guiu gagal dihalau kiper Kanada. Skor 1-0 untuk keunggulan Spanyol.
Unggul jumlah gol, dominasi Tim La Furia Roja ini semakin menjadi-jadi setelah Kanada bermain dengan 10 pemain. Pemain Kanada, Alessandro Biello diganjar kartu merah pada menit ke-38. Melawan 10 orang pemain, Tim Matador belum berhasil menambah gol di babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
BACA JUGA: Piala Dunia U-17, Indonesia Berbagi Poin dengan Ekuador
Terus bermain dominan sepanjang laga, tim asuhan Jose Lana baru bisa menambah keunggulan pada menit ke-76. Lagi-lagi Guiu jadi salah aktor protagonis terjadinya gol Tim Matador.
Kombinasi umpan satu dua antara Guiu dan Quim Junyent gagal diantisipasi lini belakang Timnas Kanada. Junyet yang memberi umpan pendek kepada Guiu, disambut Guiu dengan backhheel cantik ke area penalti lawan. Junyet yang selanjutnya merangsek ke ruang kosong di kotak penalti menerima umpan backhheel Guiu dan dengan tanpa ampun menjebloskan bola ke gawang kiper Kanada, Abraham Nathaniel. Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga.
Usai laga, Pelatih Timnas Spanyol U-17, Jose Lana mengakui tim asuhannya memang kesulitan membongkar pertahanan Kanada U-17 meski unggul jumlah pemain. "Pertahanan Kanada sangat kokoh pada pertandingan ini," kata Lana seusai pertandingan pada Jumat (10/11/2023).
"Mereka sangat kuat dan punya intensitas tinggi. Sangat sulit mencetak gol melawan tim seperti ini. Namun, saya tetap senang dengan hasil laga ini," imbuhnya.
Juru taktik berusia 48 tahun itu merasa cukup puas dengan performa anak asuhnya. Secara khusus, dia juga memuji penampilan Marc Guiu yang sukses menyumbang satu gol dan satu assist.
"Ya, mereka bermain sesuai dengan instruksi yang telah kami berikan. Saya sangat senang dengan performa mereka. Ya, menurut saya Marc Guiu adalah pemain yang sangat bagus," ungkap Lana.
Dalam laga ini, Guiu dan rekan-rekannya berhasil membuat sembilan tembakan sasaran. Namun hanya dua di antaranya yang menghasilkan gol. Hal ini tak lepas dari penampilan luar biasa kiper Kanada, Abraham Nathaniel.
Bintang muda Barcelona, Marc Guiu merasa gembira bisa membantu perjuangan timnya meraih tiga poin. Baginya, tantangan utama pada pertandingan ini ialah membongkar pertahanan Kanada yang bermain begitu solid.
"Dalam sebuah kompetisi seperti Piala Dunia U-17 2023 ini, semua pertandingan bakal berlangsung sangat ketat. Kanada juga bermain sangat bagus saat bertahan. Namun, para pemain bekerja keras untuk merebut tiga poin," kata Marc Guiu.
Di kubu berlainan, pelatih Timnas Kanada U-17, Andrew Olivieri menilai timnya gagal keluar dari tekanan yang diciptakan Timnas Spanyol. Dampaknya, sepanjang pertandingan mereka dipaksa bermain di area pertahanannya sendiri.
"Saya pikir para pemain sudah memahami secara jelas apa yang harus dilakukan saat menghadapi Spanyol. Kami sempat terjebak di area seperempat pertama. Sayangnya, kami harus menghabiskan banyak waktu pertandingan ini di sana," tuturnya.
Kendati demikian Andrew tetap memuji perjuangan semua pemainnya dalam laga ini. Bagaimana pun, Kanada kata Andrew l harus menghadapi tim kuat seperti Spanyol. Situasi bertambah pelik ketika tim harus bermain dengan hanya 10 pemain.
"Saat harus bertahan, para pemain juga sudah memperlihatkan kedisiplinan dan kemauan. Selain itu, kiper kami juga punya kemampuan goalkeeping yang bagus. Saya mengapresiasi semua pemain yang telah berjuang pada hari ini," tandasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Motor listrik mulai dilirik karena efisiensi biaya. VinFast Viper menawarkan skema baterai, penukaran cepat, dan garansi hingga enam tahun.
Gunung Semeru erupsi delapan kali selama enam jam, dengan letusan tertinggi mencapai 1,2 kilometer di atas puncak.
Maarten Paes menjadi starter saat Ajax lolos ke play-off Liga Conference 2026/27 usai imbang 2-2 kontra Shelbourne.
Kumpulan doa tolak bala untuk memohon perlindungan dari musibah, bencana, kesulitan, gempa, petir, hujan hingga berbagai marabahaya.
Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA tersedia dari 4 titik keberangkatan. Cek jam operasional, tarif Rp80.000, serta cara pembayaran nontunai.