Advertisement
68 Putaran di Jerez, Marquez Temukan Solusi Tikungan Kiri
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8 - 2025). (MotoGP)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Marc Márquez menunjukkan respons cepat usai terjatuh di MotoGP Spanyol 2026 dengan langsung menjalani tes intensif di Circuito de Jerez, Senin (27/4/2026). Pembalap berjuluk The Baby Alien itu menuntaskan 68 putaran sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap motor Ducati Desmosedici GP26.
Fokus utama pengujian ada pada pengembangan sasis, fairing, serta swingarm yang dianggap krusial untuk meningkatkan performa motor. Meski hanya finis keempat dalam sesi tes yang juga diikuti Ai Ogura, Raúl Fernández, dan Marco Bezzecchi, Marquez justru menilai hasil ini sebagai kemajuan penting.
Advertisement
“Saya mulai merasa lebih percaya diri dengan bagian depan motor, terutama di tikungan kiri, yang biasanya jadi kekuatan saya,” ujar Marquez dikutip dari Crash.net.
Ia menambahkan bahwa peningkatan juga terasa di tikungan kanan, meski fokus utama tetap pada perbaikan area yang selama ini menjadi kelemahan.
BACA JUGA
Masalah di tikungan kiri menjadi sorotan utama karena berbanding terbalik dengan karakter asli Marquez yang dikenal sangat kuat di sektor tersebut. Ketidaknyamanan di area ini sebelumnya membuat ritme balapnya terganggu sejak awal musim.
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa pengembangan aerodinamika menjadi kunci dalam evaluasi kali ini.
“Kami menemukan sesuatu yang positif dari sisi aerodinamis dan Marc cukup senang dengan konfigurasi baru ini,” ujarnya, dilansir dari Motorsport.com.
Di sisi lain, rekan setimnya Francesco Bagnaia masih menghadapi tantangan berbeda. Bagnaia lebih fokus pada peningkatan pengereman dan stabilitas saat masuk tikungan, menunjukkan perbedaan kebutuhan teknis antara dua pembalap dalam satu tim.
Secara klasemen, Marquez saat ini tertinggal 44 poin dari Marco Bezzecchi yang memimpin. Namun, jeda waktu menuju seri berikutnya di Le Mans membuka peluang bagi Ducati untuk menyempurnakan setelan motor.
Langkah cepat Marquez menjalani 68 putaran dalam sehari menjadi sinyal kuat bahwa kondisi fisik dan mentalnya tetap prima. Lebih dari itu, keberhasilan mengidentifikasi dan mulai memperbaiki kelemahan di tikungan kiri bisa menjadi titik balik dalam perburuan gelar musim ini.
Meski jalan masih panjang, momentum kebangkitan mulai terlihat. Jika konsistensi berhasil dijaga, bukan tidak mungkin Marquez kembali menjadi ancaman serius di papan atas MotoGP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









