Forbes Rilis 20 Jurusan Paling Fleksibel, Ada Jurusanmu?
Forbes rilis 20 jurusan kuliah dengan peluang kerja terluas 2026. Dari administrasi bisnis hingga kesehatan masyarakat, cek daftar lengkap dan prospek karinya d
PSIM melawan Martapura FC menjadi pertandingan sepak bola profesional pertama di Stadion Mandala Krida, Jogja, setelah direnovasi, Kamis (15/8/2019)./Harian Jogja-Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA - Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY Ahmad Sauqi Suratno bersyukur atas penunjukan Stadion Mandala Krida sebagai satu dari enam stadion penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Asprov PSSI DIY masih menunggu surat resmi dari PSSI.
“Secara organisasi kami masih menunggu surat dari PSSI. Sebab, surat ini penting menyangkut banyak hal, termasuk petunjuk yang akan kami lakukan,” kata mantan Ketua BLAI ini kepada Harian Jogja, Kamis (23/1/2020) sore.
Menurut Sauqi, jauh sebelum Mandala Krida dinyatakan sebagai venue Piala Dunia U-20, Asprov sudah bersiap diri dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak.
“Proses ini terus kami lakukan, dan sampai sekarang masih terus berjalan,” ucap Sauqi.
Sebelumnya, Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY yang menjadi pengelola Mandala Krida masih menunggu gambaran terperinci mengenai hal-hal yang harus dibenahi. Mandala Krida telah dikunjungi perwakilan FIFA pada Desember lalu. Namun, sampai sekarang BPO belum mendapatkan penjelasan lengkap mengenai fasilitas di stadion yang harus dibenahi.
“Kami menunggu surat resmi dan gambaran detailnya. Sejauh ini proses pengadaan tetap berjalan,” kata Kepala BPO Disdikpora DIY Eka Heru Prasetya.
Menurut Eka, Pemda DIY telah menganggarkan Rp60 miliar untuk melengkapi kelayakan Stadion Mandala Krida sebagai venue Piala Dunia U-20. Anggaran tersebut berasal dari APBD Pemda DIY 2020 dan telah disetujui oleh DPRD DIY.
“Sekarang tinggal lelang saja. Mudah-mudahan Maret sudah bisa dikebut. Kemarin dari FIFA dan PSSI sempat meminta agar lampu, score board, single seat dan sejumlah kelengkapan pertandingan dan ruang ganti segera dilengkapi,” lanjutnya.
“Kami tinggal tinggal tunggu gambarannya, karena harus disesuaikan dengan standar FIFA.”
Stadion Mandala Krida di Kota Jogja resmi menjadi satu dari enam stadion penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Kepastian itu diungkapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
“Keenam stadion itu adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Pakansari di Bogor, Stadion Manahan di Solo, Stadion Manala Krida di Jogja, Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta di Bali,” ujar Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto.
Gatot mengumumkan enam stadion penyelenggara berdasarkan risalah rapat Piala Dunia FIFA U-20 2021. Turnamen global untuk pemain berusia muda itu akan berlangsung pada 24 Mei sampai dengan 12 Juni tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes rilis 20 jurusan kuliah dengan peluang kerja terluas 2026. Dari administrasi bisnis hingga kesehatan masyarakat, cek daftar lengkap dan prospek karinya d
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.