Orang Tua Diminta Lapor Jika Dipaksa Beli Seragam Sekolah
Disdik Sleman mengimbau orang tua melapor jika menemukan praktik pemaksaan pembelian seragam sekolah oleh pihak sekolah atau komite.
Para pemain PSS Sleman saat melawan Arema FC pada Senin (15/4/2024) di Stadion Manahan./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Lima hari pasca-Hari Raya Idulfitri yang juga dikenal dengan hari kemenangan, PSS Sleman menggelar pesta gol saat berjumpa Arema FC dalam lanjutan laga BRI Liga 1 pada Senin (15/4/2024). Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Super Elja untuk menjauhi ancaman jurang degradasi.
Pesta gol PSS Sleman di Stadion Manahan yang menjadi markas sementara Super Elja dimulai pada menit ke-16 melalui sentuhan legiun asing mereka, Ajak Riak. Namun sekitar 14 menit berselang tepatnya pada menit ke-30 pemain Arema, Raphael de Almeida menyamakan kedudukan. Akan tetapi tak berselang lama, PSS kembali unggul lewat gol Kevin Gomes pada menit ke-40. Skor 2-1 untuk PSS bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua PSS kembali menambah pundi-pundi golnya lewat gol bunuh diri pemain Arema, Julian Guevara di menit ke-86. Selanjutnya pesta gol PSS ditutup lewat aksi Saddam Gaffar di menit 90+3 dan memgubah skor menjadi 4-1 untuk kemenangan PSS Sleman.
Baca Juga
Dijamu Bhayangkara Presisi, PSS Sleman Bidik Poin Penuh
Hanya Libur Lebaran 2 Hari, Penggawa PSS Langsung Berlatih
PSS Sleman Beri Relaksasi ke Pemain
Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic menilai pertandingan kontra Arema menjadi laga yang sulit bagi tim maupun pemain. Pola permainan dinilai sulit dikendalikan, sementara tim juga kesulitan untuk mendapatkan posisi yang bagus. "Dalam situasi kali ini sangat penting pemain untuk bisa melanjutkan perbandingan berikutnya dengan optimistik dan pola permainan yang bagus," kata Risto seusai laga.
Masih ada tiga laga tersisa yang harus dijalani Super Elja. Pasca kemenangan ini pemain akan beristirahat untuk selanjutnya menyongsong laga berikutnya.
Salah satu pencetak gol bagi PSS dalam laga ini, Kevin Gomes menilai laga ini syarat akan perjuangan yang luar biasa dari para pemain. Meski mengaku pertandingan ini menjadi laha yang sulit, tapi para pemain berjuang sampai akhir dan mampu mempersembahkan hasil yang terbaik. "Ini hari yang spesial bagi kita, terima kasih buat suporter semua," ujarnya.
Kevin juga mengungkapkan pendapatnya usai menjadi pencetak gol krusial bagi tim di babak pertama. "Ini hari yang tidak akan terlupakan bagi saya, tentu sangat senang bisa membantu tim," tegasnya.
Dengan torehan tiga poin yang diambil Super Elja dari tangan Singo Edan, PSS kini naik ke peringkat 13 klasemen dengan torehan 35 poin, hasil dari 8 kali kemenangan, 11 kali imbang dan 12 kali kalah. Sementara sang tamu, Arema FC masih tertahan di zona degradasi dengan koleksi 31 poin yang diperoleh dari 8 kali menang, 7 kali imbang dan 16 kali kalah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman mengimbau orang tua melapor jika menemukan praktik pemaksaan pembelian seragam sekolah oleh pihak sekolah atau komite.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.