Cahya Supriadi Fokus di PSIM, Realistis soal Peluang Kembali ke Timnas
Kiper PSIM Cahya Supriadi memilih fokus menjaga konsistensi di liga. Ia realistis menghadapi persaingan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain PSIM Jogja, Jop van der Avert usai sesi latihan di Stadion Mandala Krida Jogja, Kamis (5/2/2026)./ Harian Jogja-Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Bek anyar PSIM Jogja asal Belanda, Jop van der Avert, dipastikan belum bisa tampil pada laga derbi Mataram melawan Persis Solo, Jumat (6/2/2026). Meski telah bergabung dalam sesi latihan dan merasa nyaman dengan tim, kondisi kebugaran membuatnya belum siap turun ke lapangan.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menegaskan absennya Jop disebabkan kebutuhan tambahan waktu latihan setelah sang pemain cukup lama tidak menjalani pertandingan kompetitif. Jop sebelumnya mengakhiri musim bersama Chungbuk Cheongju di K League 2 Korea Selatan pada November 2025.
“Jop tidak tersedia untuk besok karena saya pikir dia butuh lebih banyak latihan. Dia mengakhiri musim di Korea pada bulan November, jadi dia butuh sedikit lebih banyak waktu latihan,” ujar Van Gastel, Kamis (5/2/2026).
Jop sendiri mengakui belum siap diturunkan dalam waktu dekat, termasuk pada laga melawan Persis Solo di Stadion Mandala Krida Jogja. Ia memilih fokus memulihkan kondisi fisik dan menyesuaikan ritme permainan bersama tim barunya.
Meski belum bisa tampil, pemain berusia 25 tahun itu mengaku merasa nyaman sejak bergabung dengan PSIM Jogja. Ia menilai proses adaptasi berjalan cepat berkat suasana tim yang positif dan lingkungan latihan yang mendukung.
“Saya rasa sangat bagus. Kita punya tim yang menyenangkan, tim yang bagus menurut saya. Jadi ya, hari pertama berjalan sangat baik,” kata Jop.
Menurut Jop, peran pelatih menjadi faktor penting dalam mempercepat adaptasinya. Kesamaan latar belakang kebangsaan dengan Jean-Paul Van Gastel dinilai mempermudah komunikasi serta pemahaman taktik di lapangan.
“Ya, sangat bagus. Tentu saja dia orang Belanda, jadi saya rasa kami memiliki pemikiran yang sama tentang sepak bola dan taktik. Jadi saya rasa itu sangat bagus,” jelasnya.
Dari sisi komunikasi antarpemain, Jop tidak menemukan kendala berarti. Mayoritas pemain PSIM dinilai mampu berbahasa Inggris, ditambah keberadaan sejumlah pemain Belanda di dalam skuad.
“Sebagian besar pemain bisa berbahasa Inggris, jadi bagi saya itu sangat baik. Kami juga punya beberapa pemain Belanda, tentu saja ada Donny dan Anton, jadi komunikasinya sangat lancar,” ucapnya.
Terkait posisi bermain, Jop menegaskan peran utamanya adalah sebagai bek tengah kiri. Meski memiliki kemampuan bermain sebagai bek sayap, ia mengaku lebih nyaman beroperasi di jantung pertahanan.
“Posisi saya adalah bek tengah kiri. Bisa saja bermain sebagai bek sayap, tapi saya lebih memilih posisi bek tengah kiri,” katanya.
Alasan memilih PSIM Jogja sebagai klub barunya juga tak lepas dari reputasi klub dan kekuatan basis suporter. Jop menyebut PSIM sebagai klub besar dengan dukungan penggemar yang luar biasa.
“Ini klub yang indah, klub besar dengan basis penggemar yang luar biasa. Saya rasa banyak orang ingin bermain di sini, termasuk saya,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper PSIM Cahya Supriadi memilih fokus menjaga konsistensi di liga. Ia realistis menghadapi persaingan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia.
Kemenhub mencatat 5.179 kali water bombing karhutla sejak April 2026. Sebanyak 2.458 penerbangan domestik terdampak sejak 11 Agustus.
Dispusip Bantul mengakui fasilitas perpustakaan SD belum merata. Keterbatasan ruang dan anggaran turut menghambat layanan perpustakaan keliling.
Realisasi anggaran MBG mencapai Rp153,2 triliun hingga September 2026. Program ini menjangkau 57 juta penerima manfaat dengan target 72,4 juta pada 2027.
Kiandra Ramadhipa turun ke posisi keenam Moto3 Junior 2026 setelah finis ke-10 di Misano akibat penalti enam detik.
Mahasiswa ITB Dody Muhammad Pasha meninggal dunia saat mengikuti ITB Ultra Marathon 2026 di Cianjur. Tim medis sempat memberikan pertolongan.